Dinkes Bantu Penyandang Gizi Buruk dan Anus Imperforata – Fajar Sultra
News

Dinkes Bantu Penyandang Gizi Buruk dan Anus Imperforata

KENDARI – Dinas Kesehatan Kota Kendari memberikan bantuan berupa uang tunai kepada penyandang gizi buruk di Kelurahan Kendari Cadi, pada Minggu (11/12).

Pemberian bantuan tersebut disaksikan langsung pemerintah Lurah Kendari Candi, Camat Kendari serta Kepala Puskesmas Matta.

Kepala Puskesmas Mata, drg Meyreke Puspita MKes (kiri), perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kendari (kedua dari kiri), Lurah Kendari Cadi Rizal (kanan) Camat Kendari Ahriawandy Efendi (kedua dari kanan), saat berpose bersama keluarga penyandang gizi buruk.

“Bantuan dari Dinas kesehatan Kota Kendari ini, tidak lain untuk meringankan beban keluarga penyandang gizi buruk. Semoga bantuan yang diterima ini bisa dipergunakan sebagai mana mestinya,” ungkap Kepala Puskesmas Mata, drg Meyreke Puspita MKes.

Lanjut Meyreke, penderita gizi buruk berjumlah dua orang dan berasal dari keluarga yang sama, yakni si bungsu Aisah berusia delapan bulan dan kakanya Safira berusia delapan tahun. “Aisah saat BAB, dikeluarkan kotoran melalui kemaluannya sedangkan Safira anusnya kecil sekecil lobang hidung sehingga menyulitkannya saat BAB,” tuturnya.

Meyreke, juga mengungkapkan, rasa sakit yang dirasakan pada kedua anak tersebut saat buang air besar (BAB) sehingga mengakibatkan infeksi dan mengakibatkan gizi buruk. “Anak ini tidak bisa makan seperti halnya makanan yang biasa dikonsumsi anak-anak pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, Camat Kendari Ahriawandy Efendi menuturkan, pemerintah kecamatan selalu mengandeng puskesmas mata selalu melaksanakan sosialisasi dan posiandu yang disetiap kelurahan. Dari hasil pemantauan dilapangan sehingga ditemukan salah satu warga yang menderita gizi buruk.

“Dari hasil pantauan sehingga kami mengetahui Safira memliki usus yang terlipat sejak lahir dan Aisah tidak memiliki anus, ujarnya. Namun demikian, pihaknya berharap semoga ada masyarakat yang dapat tergerak hatinya untuk membantu meringankan beban dari keluarga yang terkena gizi buruk. Hal ini dikatakannya, karena kedua anak tersebut rencanannya akan dibawa ke RS Wahidin Makassar untuk dilakukan operasi.

“Kedua anak ini memiliki BPJSnya sehingga agak meringankan, tinggal biaya kesehariannya saja yang masih kurang,” pungkasnya. (p3/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top