Lapangan Rusak, Sejumlah Klub Minta Perhatian Pemerintah – Hacked by TryDee
News

Lapangan Rusak, Sejumlah Klub Minta Perhatian Pemerintah

KENDARI – Lima ketua klub softball Sultra yang berlaga di Kejuaraan Harbak PU Cup I, memiliki suara sama terkait kondisi lapangan softball Lakidende. Kelimanya beranggapan, lapangan yang aktif digunakan sejak tahun 2000 lalu ini, sudah harus ada perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Sultra atau Kota Kendari. Sebab, sejumlah titik sudah memprihatinkan dan rawan.

Lima manajer klub softball di Sultra, dari kiri ke kanan, Yani Muluk, Abdul Rifai, Pahri Yamsul, H Angga dan Rocky Arsyad.

Ketua Klub Green Salimdra, Abdul Rifai, menyatakan saat ini kemampuan dan kondisi atlet softball Sultra tidak sebanding dengan lapangan yang tersedia. Pemerintah daerah, yang menjadi pemilik sah lapangan mestinya melakukan pembangunan sehingga bisa mengakomodir kebutuhan atlet.

“Makin banyak atlet muda yang berlaga, tentunya harus dibarengi dengan lapangan yang bagus, kita berharap ini mendapat respon dari Pemda, demi perkembangan atlet,” kata Abdul Rifai, Minggu (12/12).

Terkait kondisi lapangan yang membahayakan atlet, ditanggapi langsung oleh Ketua Klub Wamelai, Rocky Arsyad. Dikatakannya, jika tak ditangani dengan baik, lapangan malah akan menjadi “ranjau” bagi atlet. Sebab, beberapa titik sudah mengalami kerusakan dan harus ditambal.

“Tentunya ini peran Pemda Sultra. Kalau kami melihat, atlet dan klub siap membantu memberikan arahan terkait pembangunan, tinggal bagaimana Pemda membantu penganggaran dana,” ujar Rocky Arsyad.

Sementara itu, peluang Sultra di kancah nasional, sudah menjadi Salah satu target pelaksanaan kejuaraan nasional. Namun, kekurangannya, Sultra sama sekali tidak memiliki lapangan yang wajar. Padahal, Sultra sudah beberapa kali diminta oleh Pengurus Pusat Persatuan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) untuk menggelar event nasional.

“Namun, kita tidak siap lapangan. Karena, memang lapangan kita tidak diperhatikan sehingga kita kehilangan event. Padahal, kita sudah dihitung nasional karena Pada enam kali kekuatan resmi tahun ini, kita sudah menyapu bersih gelar juara nasional,” kata H Angga, manajer klub Lakidende Kendari.

Ketua Klub Bahtramas, Yani Muluk, mengakui Perbasasi Sultra memiliki andil besar dalam pembinaan atlet hingga seperti saat ini. Malah, meskipun tidak didukung, atlet Perbasasi bisa meraih prestasi nasional.

“Mereka sudah membuktikan jika mereka bisa berlaga di kancah nasional dan meraih prestasi, namun tentunya harus ada apresiasi apakah dengan pembangunan lapangan yang layak atau seperti apa, karena softball adalah olahraga yang terus berkembang dan tetap harus bergerak setiap hari,” kata Yani Muluk.

Diketahui sebelumnya, lapangan softball Lakidende sempat diminta pengurus nasional Perbasasi Untuk menggelar Kejurnas. Namun, kondisi lapangan tidak memungkinkan. Pasalnya sejumlah lubang dan kondisi tanah yang turun serta berbagai kekurangan fasilitas, menjadi penyebab lapangan Lakidende belum layak secara nasional.(r5/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top