Lima Daerah Masuk Kategori Sangat Rawan – Fajar Sultra
News

Lima Daerah Masuk Kategori Sangat Rawan

KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah memetakan daerah rawan dalam pilkada di tujuh daerah. Dari tujuh kabupaten kota, Polda menganggap lima daerah masing-masing Kota Kendari, Buton, Kolaka Utara, Bombana, dan Muna Barat masuk dalam kategori sangat rawan.

Kasubdit Politik Direktorat Intelkam Polda Sultra AKBP Selvanus Eko mengatakan masuknya lima daerah itu dalam kategori sangat rawan karena kondisi historis dimana konflik pernah terjadi. Selain itu, kondisi karakter masyarakat yang mudah bereaksi.

“Kondisi kesukuan dan konflik yang dibawa pasangan calon turut menjadi indikator mengapa kelima daerah tersebut masuk dalam kategori sangat rawan,” kata Agustinus dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan KPU Sultra di Kendari, Selasa (13/12).

Selain lima daerah, pihaknya juga memasukkan Buton Tengah dan Buton Selatan sebagai daerah rawan. Rawannya di daerah itu karena letak geografis daerah tersebut sangat luas dan merupakan wilayah kepulauan.

“Penyebaran penduduk juga tidak merata dan terpisah-pisah. Selain itu, tidak ada historis konflik pilkada yang pernah terjadi di daerah tersebut. Makanya dua daerah ini cuma masuk dalam kategori rawan,” akunya.

Dalam pilkada nanti, katanya, Polda Sultra juga sudah mendeteksi tentang adanya ancaman terhadap pemilih pada saat pemungutan suara atau pada masa tenang. Intimidasi seperti itu, sambungnya, diprediksi akan terjadi di Kolaka Utara.

Selain intimidasi, pihaknya juga sudah mendapat laporan tentang adanya rental preman yang nantinya akan dikerahkan untuk mengancam penyelenggara dan pemilih.

“Waktu saya temani pimpinan bertemu dengan Komisi I DPRD Sultra, mereka (pihak dewan) sudah menyebutkan adanya rental preman untuk intimidasi penyelenggara dan pemilih,” akunya.

Dia mengingatkan kepada penyelanggara agar senantiasa berkoordinasi dengan pihak keamanan apabila menemukan intimidasi. Pihaknya akan senantiasa membantu penyelenggara apabila mendapat intimidasi.

” Sekarang, kami sudah tempatkan satu personel untuk satu komisioner (dalam rangka pengamanan),” pungkasnya. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top