DPRD: Jangan Dibiarkan Berlalu – FAJAR Sultra
News

DPRD: Jangan Dibiarkan Berlalu

roslina_rahim_ketua_dprdbaubau-150x150

Ketua DPRD Baubau, Roslina Rahim

Video Perkelahian Siswi SMAn 1 Baubau

BAUBAU, BKK- DPRD Baubau menyatakan prihatin dan sedih melihat adegan perkelahian dua siswi SMAN 1 Baubau yang beredar dalam sebuah video berdurasi 45 detik. Pihak-pihak terkait diminta segera bertindak dan tidak membiarkan insiden ini berlalu begitu saja.

Wakil Ketua DPRD Baubau, Laode Yasin mengaku sudah melihat adegan yang tak pantas itu. Dia pun meminta pihak sekolah memberi sanksi tegas kepada siapapun yang terlibat dalam pertikaian tersebut.

“Terutama siapa yang memfasilitasi, karena ini kelihatannya difasilitasi. Sekolah juga harus memanggil orangtuanya,” tutur Yasin kepada Berita Kota Kendari, Kamis (15/12).

Dari kejadian itu, jika pemerintah melakukan pembiaran dan tidak mengambil langkah, maka kejadian serupa akan terulang kembali. Hal itu tentu sangat buruk untuk pembentukan generasi muda Baubau. Karena itulah, diperlukan langkah tegas dari pihak yang berkompeten.

“Dinas terkait kita akan panggil, baik formal maupun non formal. Itu salah satu yang akan kami lakukan,” tutupnya.
Sementara Ketua DPRD Baubau, Roslina Rahim menyatakan pihaknya sangat prihatin atas kejadian itu. Dia menyebut adegan maupun video tersebut sebagai hal yang sangat tidak patut ditonton apalagi ditiru. Yang menyedihkan, pelaku dalam video itu adalah pelajar perempuan.

“Saya sedih melihat kejadian ini. Siswa seharusnya belajar, bukan berkelahi. Apalagi itu dilakukan perempuan,” tuturnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/12).

Agar tidak terulang lagi, dia juga meminta ada keterlibatan langsung pemerintah, lingkungan serta yang paling penting adalah orang tua. Orang tua harus membentuk karakter anak, mental anak untuk berpikir positif, agar anak-anak menjadi pribadi yang mandiri dan penerus bangsa. Untuk itu kata dia, harus ada tugas bersama antara sekolah, pemerintah, lingkungan dan keluarga, serta stakeholder terkait. (k2/b/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top