Lahan SDN 6 Amoito Disoal Ahli Waris – Fajar Sultra
News

Lahan SDN 6 Amoito Disoal Ahli Waris

Sekdis PK Konsel, DR Busnawir M Si

Kadis Dikbud Konsel: Lokasi lahan Telah Diwakafkan

ANDOOLO, BKK- Lahan tempat berdirinya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Amoito yang bertempat di Desa Amoito, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) disoal ahli waris.

Nuryatin yang mengaku sebagai Ahli Waris mempermasalahkan lahan tersebut, didasari pada ketidaksesuaian perjanjian. Kesepakatan kedua bela pihak antara Samsul Ando ayah dari Nuryatin yang telah meninggal dunia dan Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel, dianggap tidak berjalan dengan semestinya.

Persoalan ini pun berbuntut pada penyegelan SDN 6 Amoito, Selasa (13/12), yang dilakukan oleh Nuryatin didampingi suaminya beserta salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat.

Menyikapi persoalan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konsel, DR Busnawir MSi mengaku telah melakukan penyelesaian. Alhasil penyegelan sekolah tersebut hanya terjadi satu hari.

“Penyegelan terjadi hanya hari itu saja setelah saya bertemu dengan pihak penggugat. Kami berupaya agar kelancaran proses belajar anak didik di sana tidak terganggu,” katanya saat ditemui, Kamis (15/12).

Busnawir mengungkapkan, lahan seluas 35 x 50 meter tersebut, sebenarnya telah diwakafkan Alm. Samsul Ando kepada pemerintah desa pada 1983 silam. Hal ini dibuktikan dengan surat wakaf dengan Nomor : 086/DAT/1983 dan ikut ditandatangani dua saksi.

“Ini ada surat wakaf dari saudara Alm. Samsul Ando kepada pemerintah pada tahun 1983,” terangnya dengan memperlihatkan surat wakaf tersebut kepada wartawan BKK.

Tidak hanya itu, lanjut Busnawir, surat wakaf tersebut dipertegas dengan surat pernyataan Alm Samsul Ando di 2011 lalu yang menyatakan menyerahkan atau menghibahkan tanah miliknya kepada SDN 6 Amoito yang juga disaksikan pemerintah desa setempat.

” Inikan sudah jelas isi surat pernyataan Samsul Ando, dalam surat itu dia menyatakan menghibahkan kepada SDN 6 Amoito dengan secara ikhlas dan tidak akan menggugat baik dirinya maupun keluarga ataupun anak-anaknya,” terangnya.

Namun, kata Busnawir, pemerintah tetap akan berkoordinasi dengan ahli waris untuk penyelesaian persoalan tersebut dengan cara musyawarah dan kekeluargaan. Sesuai amanah Bupati Konsel, masalah ini diselesaikan dengan tidak melibatkan pihak lain.

“Kami akan menyelesaikan persoalan ini dengan baik-baik, tapi jika pihak keluarga Alm. Samsul Ando tetap melakukan jalur hukum Pemda Konsel juga siap untuk itu,” tegasnya. (k8/b/nur)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top