1.001 Mahasiswa Deklarasi Menangkan Insani – FAJAR Sultra
News

1.001 Mahasiswa Deklarasi Menangkan Insani

Deklarasi-Insani-1

LAWORO – Sebanyak 1.001 mahasiswa asal Muna Barat (Mubar), Sabtu (17/12), menyatakan dukungan untuk memenangkan pasangan LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika (Insani) di Pilkada Muna Barat 2017 mendatang. Dukungan dilakukan dalam bentuk deklarasi, yang diawali konvoi keliling Mubar.

Suasana konvoi mahasiswa untuk memenangkan pasangan LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika (Insani) di Muna Barat

Wahidin Kusuma Putra, salah satu perwakilan mahasiswa dari Kecamatan Lawa mengatakan, kepulangan mahasiswa dari Kendari itu, merupakan inisiatif dari mahasiswa sendiri. Sebelum Deklarasi digaungkan, para mahasiswa menggelar pertemuan di Kota Kendari untuk menyamakan persepsi dalam Pilkada 2017.

“Kami coba lakukan konsolidasi di Kendari. Kita bedah figur dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk menemukan pemimpin yang layak memimpin Muna Barat kedepan. Kemudian kami simpulkan Ihsan – La Nika layak. Tapi satu hal yang perlu ditekankan, ini tidak ada hubungan dengan tim pemenangan Ihsan – La Nika. Ini murni keinginan kami mahasiswa,” ungkapnya.

‎Hal sama diungkapkan Halimin, mahasiswa Kecamatan Napanokusambi dan Zulzaman dari Kecamatan Tiworo. Kepulangan mahasiswa tidak hanya untuk menggelar deklarasi. “Kepulangan kami, ingin mencoba mengedukasi masyarakat, khususnya hubungan antara pilihan politik dan tujuan penyelenggaran negara yakni mencapai kesejahteraan masyarakat,” kata Halimin.

“Kami menggelar konvoi sambil berorasi hanya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Jujur saja, apa yang kami lakukan tidak untuk menjatuhkan yang lain. Tapi, kami melihat masih banyak regulasi yang dilanggar oleh yang lain. Banyak kebijakan tidak mengedepankan perekonomian masyarakat. Jadi, kepulangan kami adalah upaya menyelamatkan orang tua keluarga dan masa depan kami dari rezim yang tidak memihak pada rakyat,” ungkap Zulzaman.

Gerakan yang dilakukan mahasiswa bertema gerakan 1001 atas nama “Pemuda Insani”. Meski yang terverifikasi sebanyak 1.001 mahasiswa, namun jumlah saat konvoi diperkirakan lebih 2.000 orang, karena sebagian mahasiswa menunggu di Muna Barat, dan sebagaian lagi memaksa pulang dari Kendari meski tidak diverifikasi.

Bahkan dalam konvoi, masyarakat Muna Barat juga tidak mau ketinggalan momen. Mereka memaksa masuk dalam barisan. Buntutnya, iring-iringan konvoi bertambah panjang hingga lebih 2 kilo meter.‎ (p1/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top