Derik Bakal Evaluasi Tarif PBB – Fajar Sultra
News

Derik Bakal Evaluasi Tarif PBB

KENDARI – Calon Wali Kota Kendari Muhammad Zayat Kaimoeddin alias Derik terus berkampanye di hadapan masyarakat. Belum lama ini, mantan Penjabat Bupati Muna itu menemui warga di Lorong Mekar Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia.

Calon Wali Kota Kendari Muhammad Zayat Kaimoeddin (berdiri) saat berkampanye di hadapan warga di Lorong Mekar Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia.

Di hadapan masyarakat, Derik berjanji akan mengevaluasi tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) yang ada di Kendari. Dia tidak memungkiri kalau tarif PBB saat ini begitu tinggi. Makanya dia berjanji akan menurunkan tarif PBB agar tidak terlalu memberatkan warga.

Selain PBB, Derik juga berkomitmen membenahi tata kelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kendari agar bisa optimal melayani distribusi air bersih terhadap warga. Nantinya kata dia apabila mendapat kepercayaan memimpin Kota Kendari maka perbaikan di PDAM Kendari akan dilakukan.

“Kita akan perbaiki sistem dan manejemennya. Dari hasil penelusuran saya, karyawan di PDAM sekira 400 orang. Harusnya jumlah pegawai cukup 100 orang. Karena kalau terlalu banyak maka APBD yang dibebankan untuk membayar gaji karyawan,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Derik juga memuji kepemimpinan Wali Kota Kendari Asrun dalam membangun Kendari. Baginya, Asrun cukup bagus dalam membangun Kendari mulai dari jalan-jalan yang teraspal dan infrastruktur lainnya. Meski begitu, ia bertekad akan menjadikan Ibu Kota Sultra lebih bagus ke depan.

Jika mendapat amanah warga, Derik juga akan membuka layanan hotline dimana warga bisa mengadu langsung kepada wali kota dan wakil wali kota tentang pelayanan pemerintahan. Layanan seperti itu, katanya, sangat penting dibuka agar warga punya akses melaporkan hal-hal yang terjadi di lingkungannya.

Di samping itu, sektor pendidikan akan turut mendapat perhatian. Nantinya kata Derik setiap siswa taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) akan mendapat makanan tambahan di sekolah.

“Jadi ketika siswa kita ke sekolah, di sana sudah ada susu dan makanan tambahan lainnya. Ini kita lakukan supaya peserta didik kita bisa menjadi cerdas,” ungkapnya.

Kawasan Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) Sultra juga akan turut diperhatikan Derik. Menurutnya kawasan P2ID ke depan akan terus dimaksimalkan dengan membangun rumah adat beberapa suku yang ada di Sultra.

Dengan begitu, masyarakat diharapkan mampu mengenal budaya daerah di Bumi Anoa.

“Selain menampilkan budaya daerah kita, lokasi P2ID ke depan kita harap bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata masyarakat,” ulasnya.

Mantan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sultra ini mengemukakan lokasi P2ID ke depan tidak hanya sebagai tempat untuk mengenalkan budaya daerah, akan tetapi pihaknya akan membuat pameran di lokasi tersebut.

“Jadi lokasi pameran tidak lagi berpusat di eks MTQ Kendari tapi di P2ID,” pungkasnya. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top