Tim Evaluasi PON Diharapkan Bukan “Pesanan” – FAJAR Sultra
News

Tim Evaluasi PON Diharapkan Bukan “Pesanan”

KENDARI – Hingga saat ini, tim evaluasi PON XIX masih belum mempresentasikan temuannya terkait evaluasi hasil persiapan dan pelaksanaan PON XIX Jawa Barat. Tim ini, sejak awal terdiri dari tiga orang yang dianggap tidak berkompeten mengevaluasi.

Cabor Balap Motor PON XIX Jawa Barat, Sultra tak dapat ambil bagian pada cabang ini.

Setelah Dr La Sawali tidak masuk dalam tim evaluasi, tiga nama yang muncul ternyata bukan yang diharapkan sejumlah pengurus. Pasalnya, ketiganya hampir tidak aktif secara penuh memantau PON XIX. Ketiga orang ini yakni, Dr Fajar Saranani, Prmatola dan Mochammad Idham Hatta.

Terkait tidak masuknya Drt La Sawali, diakuinya dirinya sama sekali tidak cemburu atau merasa tidak diperhatikan. Namun, seharusnya evaluasi ini dilakukan terbuka. Tidak ditutupi atau hanya sekedar “evaluasi pesanan”.

“Kalau bisa semua cabor, pelatih dan atlet harus dihadirkan, sehingga bisa jelas semua itu mereka punya pencapaian di PON supaya bisa dievaluasi. Sehingga, dasar dan patokan untuk membina cabor pada PON XX nanti, bisa jelas bukan hanya perkiraan saja,” kata Dr La Sawali.

Dicontohkan Dr La Sawali, untuk cabor tinju, tentunya ada target medali. Namun, dengan tidak adanya target, tentu ada kekurangan disana. Kekurangannya apa dan harus seperti apa nanti, tentunya semua unsur dalam cabor harus dihadirkan.

“Kalau tidak begitu, yaa bisa tetap seperti itu saja,” kata Dr La Sawali.

Sementara itu, Sutoyo Lenohingide juga menyatakan sejauh ini sudah tim evaluasi sudah ada dan sudah bekerja. Pihaknya berharap, tim PON XIX bisa mengevaluasi secepatnya.

“Kita harap yaa evaluasi bisa dilakukan, sehingga semua jelas perannya seperti apa. Keberhasilan dan keukangan seperti apa,”kata Sutoyo.(r5/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top