Kejari Kantongi Nama PNS Pemain Proyek 2016 – FAJAR Sultra
News

Kejari Kantongi Nama PNS Pemain Proyek 2016

noimage-150x150

RAHA, BKK– Kejaksaan Negeri Muna mengakui adanya keterlibatan PNS dalam memainkan anggaran proyek di tahun anggaran 2016 ini. Fenomena tersebut tak saja terjadi di Pemerintah Kabupaten Muna, tetapi juga di dua kabupaten lainnya yang menjadi kewenangan Kejari Muna, yakni Muna Barat dan Buton Utara.

Kepala Kejari Muna, Badrut Tamam menyatakan pihaknya sudah mengantongi nama-nama PNS yang terlibat dalam permainan anggaran proyek di tahun 2016. Hanya saja karena keterbatasan waktu dan minimnya tenaga, maka pengusutan kasus dugaan korupsi itu baru bisa dilakukan pada 2017 mendatang.

“Saya akan tindak tegas oknum PNS maupun pejabat yang main proyek itu. Nama-nama mereka sudah kita kantongi. Tunggu tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas itu masuk dalam program tahun 2017,” kata BT, sapaan akrab Badrut Tamam SH MH dalam pertemuan dengan para awak media di ruang kerjanya, Senin (19/12).

Selain membidik oknum PNS yang diduga memainkan anggaran proyek, Kejari pada 2017 nanti juga akan mengusut dana-dana hibah serta bantuan sosial. BT pun mengungkap cukup banyak kasus korupsi yang akan diselesaikan pada 2017 ini.

“Doakan saja kita bisa selesaikan semua dengan baik,” katanya.

Selain melakukan penindakan, Kejari Muna juga akan melakukan upaya pencegahan korupsi dengan mengoptimalkan fungsi TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) serta memberikan bantuan terhadap produk-produk hukum yang diterbitkan.

“Arah semua program yang kami lakukan itu, untuk mendukung suksesnya pembangunan di Muna, Mubar dan Butur sekaligus memimalisir terjadinya penyimpangan atau korupsi,” katanya.

Para kontraktor juga ikut masuk dalam program pencegahan. Kejari, tambah BT, akan mengubah cara pandang para kontraktor agar dalam mengerjakan proyek tidak terjebak pada korupsi.

“Saya sudah paparkan saat Rakernis di Kejari Sultra pekan lalu. Jadi tindakan kita ada dua yaitu repsesif dan prefentif,” pungkasnya. (cr1/c/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top