10 Pemda Minim Serap APBN – FAJAR Sultra
News

10 Pemda Minim Serap APBN

KENDARI – Hingga pertengahan Desember ini penyerapan anggaran dana APBN tahun 2016 dari 17 daerah di Sultra, hanya ada delapan daerah kabupaten dan kota yang penyerapan anggaran mencapai lebih 80 persen.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sultra, Marni Misnur menyebutkan kedelapan itu yakni Kota Baubau, Kabupaten Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Konawe, Buton, Kolaka dan Kabupaten Wakatobi.

“Bahkan ada dua daerah yeng serapannya lebih 90 persen yaitu Kota Baubau 94.44 persen dan Kabupaten Konawe Selatan 91,05 persen,” sebut Marni usai penyerahan DIPA 2017, kepada Gubernur Sultra Nur Alam di Aula Bahteramas, Senin (19/12).

Sementara, 10 daerah yang dianggap serapannya di bawah 80 persen yakni termasuk Provinsi Sultra yang baru mencapai 67 persen, dari pagu anggaran yang turun tahun 2016. Sedangkan sembilan kabupaten lainya yang serapannya Buton Utara capai 78 persen, disusul Kota Kendari 76 persen, dan Buton Selatan 75 persen.

Selanjutnya, serapan pada rentan 70- 60 persen yakni Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Konawe Timur, Konawe Kepulauan. Dua terendah serapannya yakni Buton Tengah mencapai 48 persen dan Muna Barat mencapai 17 persen.

Menurut Marni pola penyerapan yang masih menumpuk di akhir tahun anggaran atau pada triwulan IV, jadi hal yang biasa. Sejak lima tahun terakhir ini, kata dia permasalah tersebut jadi kendala pemerintah daerah khususnya di Sultra. Mestinya, masih kata dia penyerapan anggaran APBD bisa dilakukan lebih awal tahun anggaran, dan bisa berjalan berkesinambungan.

“Jadi kecenderungan itu yang jadi kedala semua daerah, bukan hanya di Sultra. Sebenarnya klasik persoalannya, yang seharusnya bisa dilakukan di awal tahun anggaran, tapi selalu diakhir tahun angggaran. Sehingga akhibatnya anggaran kita sabagian dikembalikan,” jelasnya.

Meskipun di sisi lain hingga pertengahan Desember 2016 realisasi anggaran belanja pemerintah pusat di provinsi itu sebesar Rp5,165 triliun atau 78,15 persen atau melebihi rata-rata nasional yaitu 74,57 persen. Namun, mestinya bisa lebih ditingkatkan agar penyerapan anggaran didaerah lebih maksimal. (r3/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top