BEI Target 500 Lebih Investor Saham – FAJAR Sultra
News

BEI Target 500 Lebih Investor Saham

Epha-Karunia-Titasari

KENDARI – Investasi merupakan cara terbaik untuk menjaga nilai uang saat ini, karena nilai uang saat ini dan lima atau 10 tahun mendatang akan semakin rendah karena tergerus inflasi. karena itu, investasi adalah jalan untuk menjaga nilai uang agar tetap memiliki nilai yang sama bahkan memiliki nilai yang lebih tinggi dari nilai saat ini.

Epha Karunia Titasari

Investasi sendiri dapat dilakukan dalam bentuk property seperti tanah ataupun rumah, emas dan investasi di Pasar Modal seperti saham dan obligasi. Jika masyarakat Sultra selama ini kebanyakan berinvestasi dalam bentuk property ataupun emas, saat ini banyak pilihan investasi seperti saham dan obligasi. Apalagi dengan hadirnya Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kendari yang semakin memudahkan masyarakat untuk mencari informasi tentang saham, obligasi ataupun reksa dana.

Hadir di bulan Mei 2016, pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi mengenai produk-produk investasi Pasar Modal, khususnya saham dan menargetkan investor saham hingga diangka 500 lebih. “Sebenarnya kita targetkan lebih dari 500 investor, tapi ya kembali lagi karena memang kita masih baru dan masih terus mempelajari tentang daerah Sulawesi Tenggara” jelas Kepala Kantor Perwakilan BEI Kendari, Epha Karunia Titasari, saat ditemui belum lama ini.

Hingga akhir bulan November investor saham yang dicapai berada diangka 400 lebih, sehingga sisanya akan terus ditingkatkan di bulan Desember. Wanita murah senyum ini mengatakan, meskipun angkanya masih kecil namun hal itu sudah berbedah jauh saat pertama BEI hadir di Kota Kendari. Dimana saat itu jumlah investor Sultra berada diangka 670 investor berdasarkan data perusahaan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai salah satu regulator Pasar Modal dan data per November 2016 investor saham berada diangka 1.095 investor.

Kenapa saham? menurutnya karena saham kelihatan lebih menarik dan lebih kelihatan pergerakannya, dan juga investasi saham ini berpeluang memberikan return yang lebih tinggi dibandingkan yang lain. Jam perdagangan BEI untuk Jakarta dimulai pukul 09:00-16:00 WIB (sehingga) Sultra mulai pukul 10:00-17:00 WITA, yang juga dapat dicek langsung di Kantor Perwakilan BEI Kendari. “Investasi yang bagus ya disaham karena dilihat dari keuntungannya, saham berpeluang memberikan return yang paling tinggi” bebernya.

Namun demikian Epha mengingatkan agar masyarakat jangan asal berinvestasi sebelum mengecek apakah saham yang akan dibeli atau yang diinvestasikan tercatat di Bursa Efek atau tidak. Karena berdasarkan pengalaman BEI selama ini, banyak masyarakat yang membeli saham yang tidak tercatat di BEI. Sehingga menyulitkan masyarakat untuk mengklaim jika ada permasalahan yang muncul. Berbeda dengan saham yang tercatat di BEI, dimana investor bisa mengadukan ke OJK yang juga turut mengawasi bidang Pasar Modal, selain bidang Perbankan dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB)

Oleh karena itu sejalan dengan sosialisasi yang akan terus dilakukan BEI, pihaknya juga menargetkan investor untuk tahun 2017 berada diangka 1000 lebih investor. “Kenapa kita targetkan diangka tersebut karena kita ingin semakin banyak masyarakat di Sultra tahu dan paham tentang pasar modal dan betapa pentingnya investasi karena inflasi itu ada.

Kita bisa lihat dulu harga sebungkus indomie harganya lima ratus rupiah, saat ini naik diharga Rp 2 ribu dan itu naik 300 persen. Nah, bisa kita lihat nilai uang Rp 500 sudah tidak mampu membeli lagi sebungkus indomie itu buktinya bahwa inflasi itu ada, dimana nilai uang kita turun. Kalau kita tidak siasati uang kita agar tidak tergerus oleh inflasi ya investasikan uang kita,” tutupnya. (m5/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top