Penyidik Tipikor Panggil Pejabat Dikbud Konawe – Hacked by TryDee
News

Penyidik Tipikor Panggil Pejabat Dikbud Konawe

♦ Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Sertifikasi Guru

KENDARI – Setelah mempelajari hasil pengaduan sejumlah masyarakat Konawe terkait dugaan korupsi dana sertifikasi tunjangan guru di Diknas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Subdit Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara memanggil sejumlah Pejabat dilingkungan instasi tersebut.

Pemanggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait aduan masayarakat Konawe menduga dana sertifikasi tunjangan guru bermuatan dugaan korupsi dilakukan Dikbud Konawe.

“Sudah beberapa orang yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi atas aduan sejumlah masayarakat Konawe itu,” kata Kasubbid PID Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh, saat dikonfirmasi Rabu (21/12).

Sebelumnya pada laporan tersebut dana sertifikasi tunjangan guru di Konawe pada tahun anggaran 2015 itu sebesar Rp 34 miliar. Anggaran tersebut seharusnya diciutkan untuk 1.119 guru di Konawe.

Dana sertifikasi tunjangan guru tersebut bermuatan dugaan korupsi, setelah Dikbud Konawe sampai saat ini belum mencairkan dana tersebut kepada mereka para guru selama dua triwulan.

Diketahui kasus ini dilaporkan di Polda Sultra dalam bentuk aduan. Setelah didisposisi oleh Kapolda Sultra kasus tersebut langsung diterima oleh Penyidik Tipikor untuk ditindak lanjuti.

Sementara berdasarkan surat dari Sekertaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33130/A.A1.A/PR/2016 1 Juli 2016, kepada Gubernur, Bupati dan Walikota se- Indonesia. Kabupaten Konawe merupakan sala satu Daerah yang diinformasikan bahwa ada penghentian penyaluran dan tunjangan profesi guru dan tambahan penghasilan guru tahun anggaran 2016.

Dalam surat tersebut Total penghentian penyaluran tunjangan profesi guru selama triwulan tiga sebesar Rp 25.969.228.250 Milyar. Sedangkan untuk penghentian penyaluran dana tambahan penghasilan guru PNSD tahun anggaran 2016 selama semester dua sebesar Rp 282.000.000 juta.

Terhadap Daerah yang kebutuhan riil pembayaran dana TP guru dan dana DTP guru sudah dapat ditutup dari sisa dana tahun 2015 dan dana yang disalurkan pada triwulan satu dan dua tahun 2016 maka akan dilakukan penghentian penyaluran dana TP Guru dan Dana DTP Guru pada triwulan dua, tiga dan empat tahun 2016. (p2/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top