Kades Dituntut Profesional Kelola Dana Desa – FAJAR Sultra
News

Kades Dituntut Profesional Kelola Dana Desa

Rakoor-Desa-Butur

BURANGA – Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan meminta seluruh Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Buton Utara (Butur) lebih profesional dalam mengelola dana desa. Jika tidak dikelola dengan baik sesuai peruntukannya, konsekuensinya bisa berdampak hukum dan citra daerah buruk.

Suasana Rakor antar jajaran Muspida bersama seluruh Kades guna mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, Selasa (27/12).

“Ini merupakan momentum yang tepat untuk mengevaluasi kinerja aparatur pemerintah desa menjelang berakhirnya tahun 2016. Sekaligus mempersipakan program prioritas menyongsong tahun 2017 mendatang,” ungkap Abu Hasan dalam Rapat Koordinasi antar jajaran Muspida bersama seluruh Kades guna mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, Selasa (27/12).

Menurutnya, salah satu langkah konkret agar pemahaman kepala desa terkait tata kelola penggunaan anggaran dana desa dapat terus digenjot dengan menghadirkan pemateri yang kapabel. “Sehingga dengan terus dilakukan hal seperti ini, dana yang digelontorkan dapat tepat sasaran dan mampu menekan angka kemiskinan di daerah masing-masing,” jelasnya.

Dalam rapat kordinasi yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapedda Butur itu menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Muna Badrut Tamim, Kasubag Sumda Polres Muna Kompol Kukuh Budiono mewakili Kapolres dan Pengadilan Negeri Raha dalam kapasitas sebagai pemateri untuk memberikan penjelasan terkait tata kelola anggaran dan ancaman hukuman yang dijatuhkan bagi para Kades jika salah dalam menggunakan anggaran.

Hadir pula Dandim 1416/Muna Letkol Arh Hendra Gunawan sebagai pemateri. Wakil Bupati Butur Ramadio dan Ketua DPRD Buton Utara Rukman serta forum komunikasi daerah lainnya.

Sementara itu, Kepala BPMD Buton Utara, Tasir menjelaskan, rakor untuk mewujudkan pemerintah desa yang baik dan bersih menuju pemilihan kepala desa yang aman dan demokratis akan dilakukan pemerintah daerah Butur selama dua hari lamanya, yakni akan berakhir 28 Desember mendatang.

“Untuk hari pertama, Dandim dan Kapolres Muna tampil sebagai pemateri. Untuk hari selanjutnya, Kejari dan Kepala Pangadilan Raha materinya seputar tata kelola anggaran. Serta kosekuensi jika anggaran disalah gunakan dan vonis maksimal yang dijatuhkan. Terkhusus Dandim hadir untuk memberikan materi terkait wawasan kebangsaan kepada kepala desa,” ujar Tasir. (m3/b/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top