Simak Nih, Warning Buat PNS …. – Fajar Sultra
News

Simak Nih, Warning Buat PNS ….

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Kebiasaan menambah libur usai cuti bersama, sudah jamak dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Entah itu cuti bersama jelang idul fitri, natal maupun tahun baru tingkat kehadiran PNS jeblok. Sebagai jenderal PNS di lingkup Pemprov Sultra, Lukman Abunawas tak ingin kebiasaan itu terulang.

Dia melarang aparaturnya menambah jatah libur paskacuti bersama tahun baru sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri bahwa cuti bersama diberikan hanya satu hari atau tanggal 2 Januari 2017.
“Saya ingatkan, cuti bersama itu hanya satu hari. Jadi tidak ada libur tambahan. Saya tidak main-main terhadap pegawai yang bolos pada tanggal 3 Januari nanti. Kalau ada yang menambah libur, konsekuensinya dikenakan sanksi tegas,” ujar Lukman Abunawas, Rabu (28/12) kemarin.

Untuk memastikan kehadiran pegawai, mantan Bupati Konawe dua periode ini menginstruksikan setiap pimpinan SKPD untuk mengawasi bawahannya. Paling tidak, bisa memberi imbauan sekaligus peringatan. Selain itu, harus mengkroscek daftar absensi pegawai pada hari pertama masuk kerja terutama pada apel pagi.

Pasalnya, pemberian sanksi ini bukan hanya pegawai yang membolos, namun juga terlambat berkantor atau pulang lebih awal. Makanya, apel sore tetap akan dimaksimalkan.

Lukman Abunawas tidak akan mentolerir PNS yang melanggar. Sanksi tegas akan diberikan bukan hanya pada staf, namun pejabat yang terbukti bersalah. Sanksinya disesuaikan dengan jenis pelanggarannya.
Di Pemprov, aturan yang diberlakukan yakni pemotongan Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) dan sanksi disiplin. Khusus pegawai yang punya jabatan masih akan diberikan surat teguran. Sebagai atasan harusnya memberi contoh yang baik, bukan sebaliknya.

Untuk TPP kata Ketua KONI Sultra, bukan hanya pemotongan namun bisa juga penundaan. Apalagi bila perilaku absen sudah sering diulangi. Kalau perlu, pemotongan TPP-nya diperbesar. Agar bisa membuat efek jera.
Sementara sanksi disiplin PNS, mekanismenya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010. Jadi pelanggarannya akan diakumulasi. Bila sudah memenuhi kriteria, baru dijatuhi sanksi ringin hingga berat atau pemecatan. Selain itu, kinerja disiplin PNS menjadi acuan pemerintah dalam promosi jabatan.

Momentum pergantian tahun kata mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe ini, hendaknya menjadi wahana bagi kalangan PNS ini untuk meningkatkan kualitas kinerja. Terlebih saat ini tuntutan masyarakat menginginkan aparatur pemerintah memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap. Makanya, pelaksanaan apel pagi pukul 07.30 Wita. Sementara apel sore tetap sama pada hari biasanya yakni pukul 15.30 Wita.
“Saya tegaskan, jangan ada PNS dan pegawai honorer menambah libur.

Daftar absensi akan dilaporkan ke pimpinan. Peringatan ini penting disampaikannya agar pelayanan pemerintahan dan pembangunan tidak terkendala. Jadi, sekali lagi kita imbau para PNS dan pegawai Honorer untuk tidak menambah-nambah masa libur kerja. Karena, sanksi tegas pasti diberikan kepada PNS yang membandel,” pungkas mantan Ketua Muhammadiyah Konawe ini. (mal/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top