Pejabat Pemprov Dilantik Massal, 22 Digeser, 7 Diangkat, 6 Non Job- – FAJAR Sultra
News

Pejabat Pemprov Dilantik Massal, 22 Digeser, 7 Diangkat, 6 Non Job-

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Setelah cukup lama dibuat penasaran soal siapa saja yang bakal mengisi jabatan dalam struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru di Pemprov Sultra, Gubernur akhirnya mengumumkan dan melantik pejabat barunya. Kemarin, secara massal, Nur Alam mengukuhkan mereka dalam sebuah seremoni pelantikan. Bila dikategorikan, ada 29 orang yang posisinya dikukuhkan ulang, 7 orang dipromosi duduk di jabatan eselon II plus 22 pejabat yang dirotasi.

Perombakan besar-besaran terlihat dalam komposisi pejabat itu. Bahkan ada 6 orang yang terpaksa non job, menanggalkan posisinya yang lama. Khusus 7 orang yang naik status ke eselon II, masih berstatus pelaksana tugas kepala dinas di organisasi-organisasi yang baru terbentuk. Untuk ditetapkan menjadi pejabat devenitif, mereka harus mengikuti assement dan seleksi lelang jabatan yang akan digelar pada bulan Februari 2017. Bila nilainya kalah dengan calon lain, posisinya bakal digantikan.

Tujuh pejabat yang dipromosi ke eselon II sebagian besar memimpin SKPD baru. Seperti Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Rundubeli Hasan yang dipercaya menjabat Dinas SDA dan Bina Marga. Martim Efendi Patulak, Kabid Bina Marga yang dipromosikan menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Pertanahan. Sementara satu SKPD pecahan dinas PU yakni Dinas Cipta Karya ditempati, Pahri Yamsul yang dulunya Kabid Cipta Karya.

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dihuni, Ismail Lawisa. Kabag Keagamaan Biro Kesra dipercaya menjadi Biro Kerja Sama. Sementara Haris Lamarundu dan Jaya Bakti dipromosi menjadi Plt Kepala Biro Organisasi plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Dari 6 pejabat yang digantikan, tiga diantaranya karena pilihan sendiri sebagai bagian dari konsekuensi maju dalam pilkada mendatang. Yakni, Staf Ahli Muhammad Faisal, La Ode Rajiun Tumada serta Sekretaris Korpri, Muhammad Zayat Kaimoeddin. Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Iskandar pertimbangnya karena telah memasuki usia pensiun. Kepala Bakorluh, Ir Akbar dan Staf Ahli, dr Ridwan dinon-jobkan. Khusus mantan Kepala Bakorluh telah mengajukan pindah ke Pemkab Konawe Utara (Konut).

Gubernur Sultra, H Nur Alam mengatakan mutasi merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Selain untuk memaksimalkan kinerja, tapi bagian daru penyegaran. Apalagi UU ASN yang baru membolehkan hal itu. Makanya, ia meminta agar proses mutasi yang dilakukan kali ini tidak ditanggapi berlebihan. Namun secara eksternal, ia tidak menepis ada upaya tarik menarik. Namun demikian, ia menjamin putusan akhirnya tetap objektif dan proporsional. Dengan tetap mempertimbangan kemampuan maupun kompetensi.

Mantan Ketua KONI Sultra ini mengaku sangat sulit menentukan komposisi. Makanya, beberapa menit sebelum SK ini ditetapkan, ia belum bisa memfinalkan keputusannya. Sebab cukup banyak pilihan dan semuanya memiliki kemampuan. Namun sebagai pimpinan, peraih penghargaan Bintang Maha Putera ini tetap harus memutuskan. Pada pegawai yang belum terakomodir, ia meminta maaf. Tapi sebelum jabatannya berakhir, ia tetap membuka peluang mengangkat pejabat baru.

“Setiap kali dilakukan mutasi, saya selalu pada posisi dilematis. Makanya, saya dan Pak Wagub sulit menentukan. Maaf bagi mereka yang belum bisa terakomodir. SK hari ini juga bagian dari UU ASN yang baru. Dengan adanya, penambahan masa pensiun 2 tahun maka susunan kabinet tidak telalu jauh berubah. Kalau tidak ada aturan ini, 50 persen pejabat eselon II yang dilantik hari ini tidak akan diakomodir,” kata mantan Wakil ketua DPRD Sultra di Rujab Gubernur, pagi kemarin.

Mantan Ketua DPW PAN Sultra ini berpesan, pejabat yang baru dilantik bisa langsung aksi. Buktikan, pilihannya dengan HM Saleh Lasata tidak keliru. Untuk pejabat lama, gubernur mengucapkan terima kasihnya. Menurutnya, progres yang dicapai pemerintah saat ini tak lepas sumbangsih mereka. Hanya karena keterbatasan posisi, untuk sementara belum bisa diakomodir.(mal)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top