Ir Asrun Resmikan Pabrik Pakan Ternak – Hacked by TryDee
News

Ir Asrun Resmikan Pabrik Pakan Ternak

♦ Jawab Persoalan Peternak Unggas

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) dibawah kepemimpinan Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc bersama Wakilnya, Dr H Musadar Mappasomba SP MP kembali melakukan terobosan baru, dengan menjawab persoalan para peternak unggas yang selama ini dihadapi.

Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc didampingi Wakilnya, Dr H Musadar Mappasomba SP MP, dan Ketua DPRD Kota Kendari, Samsuddin Rahim, menyaksikan pembuatan pakan ternak, Jumat (30/12), di Kelurahan Watulondo.

Terobosan tersebut melalui pembuatan pabrik pakan ternak yang berlokasi di Kelurahan Watulondo, mengingat salah satu faktor penyebab inflasi di Kota Kendari yakni adanya kelangkaan produksi telur dan daging unggas, sehingga kerap harus mendatangkan dari luar daerah.

Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc, Jumat (30/12), menerangkan, jika peresmian penggunaan pabrik pakan ternak skala menengah tersebut telah menjadi angan-angannya sejak dua tahun lalu, yang kemudian baru dapat diwujudkan akhir tahun 2016 ini.

Mengingat, lanjutnya, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kesiapan yang matang, sebab harus melalui kombinasi sejumlah bahan, guna menghasilkan pakan ternak berkualitas dan layak, dengan memanfaatkan bahan-bahan limbah ikan.

“Setelah saya mempelajari, ternyata salah satu penyebab inflasi di Kota Kendari karena adanya kelangkaan telur dan daging unggas pada waktu-waktu tertentu, apalagi ketika menghadapi lebaran sehingga mau tidak mau kita harus mendatangkan dari daerah luar Kota Kendari, untuk menjaga ketersediaan,” ucapnya.

Dia melanjutkan, dengan mendatangkan komoditas tersebut dari luar daerah maka terjadi kenaikan harga, yang tentunya sulit dikendalikan. Selain itu, para petani lokal Kendari enggan menjadi peternak ayam petelur, dikarenakan harga pakan mahal apalagi harus didatangkan juga dari luar Kota Kendari.

“Diketahui bersama jika 80 persen usaha peternak ayam petelur kita bertumpu pada pakan, dimana keberadaannya juga sulit dijangkau,” terangnya.

Asrun mengakui, meskipun hasil produksi belum maksimal mengingat masih dalam tahap uji coba, namun diharapkan bisa menjadi jawaban atas persoalan pakan peternak unggas di Kota Kendari, terlebih juga mampu melakukan produksi 4 ton setiap harinya.

Dalam kesempatan itu juga, Wali Kota Kendari mengukuhkan kelompok permata yang akan mengelolah pabrik, dan menandatangani produk merk permata yang dihasilkan pabrik dimaksud.

“Pekerjanya melibatkan sebanyak tujuh orang karyawan yang bekerja setiap harinya, tentunya melalui beberapa proses mulai dari penyaringan bahan baku, lalu menggiling, mencampur, membuat pelet, hingga proses pengeringan dan pendinginan, agar produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” jelas Ir Asrun.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menambahkan, adapun bahan baku pembuatan pakan ternak tersebut dari jagung dan tepung ikan, yang merupakan hasil olahan dari limbah pelabuhan perikanan samudra. (put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top