Marching Band UHO Berprestasi Nasional – FAJAR Sultra
News

Marching Band UHO Berprestasi Nasional

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Prestasi membanggakan direbut Universitas Halu Oleo (UHO). Dalam ajang Grand Prix Marching Band (GPMB) XXXII nasional, kelompok marching band UHO merebut peringkat II. Kompetisi yang diikuti 41 tim dari berbagai daerah di Indonesia. Acara itu digelar di Gedung Wibawa Mukti Bekasi, Jawa Barat (30/12) lalu.

“Raihan ini meningkat dari tahun lalu, yang hanya meraih peringkat IV,” kata Maulid, Kepala Humas UHO, kemarin. Atas prestasi itu, Drum Crops (DC) UHO berhak membawa pulang piala tetap dan piala bergilir Menteri Parawista. Katanya, ada beberapa kategori yang diraih tim DC-UHO seperti juara 1 kategori Colour guard, juara 1 general efek Juara 2 pit dan juara tiga visual. Dengan prestasi ini, UHO membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp. 30.000.000 sebagai Devile terbaik, rapih dan disiplin.

Maulid mengatakan, meskipun belum berhasil menjadi yang terbaik, tapi prestasi tersebut wajar bila diberi apresiasi. Ia berharap tak ada satu pun yang kecewa karena belum berhasil menjadi ‘the best of the best’. “Apapun capaian yang diraih DC-UHO pada GPMB XXXII di Bekasi, bagi masyarakat dan Universitas Halu Oleo tentunya patut bersyukur karena DC-UHO merupakan satu satunya peserta asal Sulawesi yang sukses,” katanya.

Untuk diketahui, GPMB XXXII 2016 merupakan ajang bergengsi kompetisi marching band tingkat nasional yang terbagi dalam beberapa kategori lomba, seperti Solo Horn, Solo Percussion, Brass Ensemble dan Drum Battle. Ketua Panitia kegiatan, Lisa seperti dikutip Mualid, GPMB ini bisa menjadi agenda tahunan dari Kementerian Pariwisata, karena setiap event melibatkan hingga 20 ribu orang, yang tentu berimbas pada ekonomi masyarakat.

“Kita membantu mempromosikan daerah-daerah. Event ini sudah mendapat pengakuan dari juri-juri luar negeri, dan pemenang event ini juga kita kirim ke kompetisi marching band dunia seperti DC-UHO yang rencana akan mengikuti iven di Belanda bulan April 2017 mendatang, meski itu dengan biaya sendiir. Bandingkan dengan negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Thailand, pemerintahnya yang mengirim,” ungkap Lisa yang berharap kegiatan harusnya bisa didukung penuh oleh Kemenpora dan Kemendikbud.

Peserta marching band yang tampil rata-rata sudah memiliki segudang prestasi, antara lain Waditra Prima Sangatta PT KPC (Kutai Timur), MB Andam Dewi Bengkalis (Riau), MB Bahana Putra Soedirman (Banyumas), MB Gema Wibawa Mukti Pemkot Bandung, Korps Putri Tarakanita (Jakarta), MB Locomotive PT KAI (Bandung) dan Drum Corps Universitas Halu Oleo (Kendari).

Sementara juri-juri yang didatangkan juga memiliki segudang pengalaman, seperti Eric Awuy (Swiss), Bruce Jones (AS), Tony Lees (Inggris), Marco Harder (German), dan juri dari Indonesia yaitu Trevino Soejono, Adi Yunimon Noer, Marko Sebira, Andi Hassan, Joedhi Roemekso dan Bambang Ganefa.(feb)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top