Kades Lapulu Tahan Honor Aparatnya. Ini Sebabnya….. – FAJAR Sultra
News

Kades Lapulu Tahan Honor Aparatnya. Ini Sebabnya…..

images-300x162

KENDARIPOS.CO.ID WANGGUDU- Lima aparat desa yang bertugas di Desa Lapulu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara terpaksa harus gigit jari. Honor bulanan yang diharapkan bisa digunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga ternyata tidak diberikan oleh kepala desa. Kelimanya adalah Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Desa Lapulu, guru ngaji, imam masjid hinga tukang azan (bilal).

Honor mereka untuk triwulan keempat tahun 2016, hingga saat tak dibayarkan kepala desa. Usman, Kaur Ekbang Desa Lapulu mengeluhkan masalah itu. Alasan honor bersama rekan-rekan lainnya tak dibayar disebabkan tak menjalankan tugas sebagai aparat di desa itu tak bisa diterima.

“Saya sudah minta izin pada pak Kades sebelum pergi ke Bungku mencari tambahan penghasilan. Saya datang di kampung, ternyata honor saya tidak diberikan,” kata Usman, kemarin. Jumlah honor mereka setiap posisi bervariasi pertriwulannya. Ada yang jumlah jutaan maupun ratusan ribu.

“Honor kami yang ditahan triwulan keempat tahun 2016 lalu. Kalau untuk saya honornya sebesar Rp 1,2 juta. Kalau yang lain itu ada Rp 750 ribu untuk guru ngaji. Sementara imam masjid itu Rp 900 ribu dan bilal Rp 450 ribu,” jelasnya.

Kepala Desa Lapulu, Herman Buharima membenarkan kalau dirinya menahan honor lima aparat desa tersebut. Dia mengaku punya alasan logis sehingga melakukan hal itu. “Bagaimana kita mau bayar honornya, kalau mereka lalaikan tugasnya. Itu juga sudah dirapatkan dengan masyarakat. PNS saja kalau tidak masuk kerja ditahan gajinya, apalagi aparat desa,” tegasnya.

Aparat yang ditahan honornya dianggap kepala desa tidak menjalankan tugas sebagaimana kedudukannya. Kegiatan keagamaan seperti salat dianggap terbengkalai. “Itu sudah berapa kali salat Jumat mereka tidak pernah ada,” ketusnya. (c/min)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top