Pelabuhan Amolengo Akan Tambah Trip – FAJAR Sultra
News

Pelabuhan Amolengo Akan Tambah Trip

KENDARI – Demi kelancaran arus transportasi masyarakat Sultra, Pelabuhan Penyeberangan Amolengo-Labuhan rencana akan tambah trip, walaupun saat ini setiap harinya telah berjumlah empat trip dari Amolengo (Konawe Selatan), ataupun Labuhan (Buton Utara).

Menurut Gubernur Sultra, Nur Alam, kapasitas kapal very Bahteramas II yang sementara disiapkan untuk melayani pelabuhan penyeberangan Amolengo-Labuhan itu, kapasitasnya sudah cukup baik. Namun, dengan jarak tempuh penyeberangan yang relatif dekat hanya mamakan waktu sekira 25 menit, maka sangat efektif jika jumlah trip lebih sering.

“Sehingga para penumpang, baik kendaraan roda dua, dan empat serta masyrarat tidak perlu menunggu terlalu lama. Sehingga, perjalanan tranportasi bisa lebih lancar dan cepat. Karena memang jumlah arus yang akan menyeberang cukup banyak, jadi tidak perlu menunggu,” ujar Nur Alam, saat berkunjung di Kantor Dishub Sultra.

Menyusul seringnya dalam perjalan kunjungannya, Nur Alam mengakui jika atrian trip dengan menunggu penumpang cukup memakan waktu. Sehingga, kedepannya jumlah trip perlu ditingkatkan dari yang sekarang.

Menanggapi itu, Kadishub Sultra Hado Hasina mengakui jika arus penumpang pelabuhan penyeberangan Amolengo-Labuhan cukup padat. Terlebih, salah satu jalur darat penyeberangan dengan jarak tempuh lebih dekat dan waktu tempuh yang cukup singkat itu jadi pilihan masyarakat. Baik masyarakat dengan tujuan ke Muna, Buton Utara, Baubau dan Buton.

Selain itu, kata mantan Plt Sekda Butur ini pelabuhan Amolengo-Labuhan jadi pilihan masyarakat. Selain, murah biayanya juga lebih efiktif.

“Kalau dari Kendari mau ke Baubau, hanya butuh waktu sekira 4 jam perjalanan saja. Jadi memang cukup efektif untuk jalur darat. Apalagi, nanti kita rencanakan, masyarakat tidak perlu menunggu lagi, very sudah full baru jalan. Tapi ketika sudah cukup ada penumpang langsung jalan. Itu lebih efektif, karena jarak tempuhnya dekat,” tuturnya.

Pelabuhan yang dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp 150 miliar itu dan diresmikan oleh mantan Menhub Jonan pada pertengahan 2016 lalu. Sudah bisa menghasilkan pendapatan mencapai Rp 1,09 miliar dalam setahun (2016). (r3/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top