Hari Ini, 9 Ribu PNS “Baru” Dikumpul Gubernur – FAJAR Sultra
News

Hari Ini, 9 Ribu PNS “Baru” Dikumpul Gubernur

download-300x166

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sultra bertambah. Hari ini, Kamis (5/1) 9 ribu PNS yang dialihkan ke provinsi akan diterima Gubernur Sultra, H Nur Alam. Penyerahan personil kabupaten merupakan tindak lanjut pelimpahan kewenangan melalui Personel Pembiayaan Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D). Secara administrasi, berita acara penyerahannya telah dirampungkan bulan November 2016 lalu. Namun penyerahan resminya ke provinsi, baru diagendakan 5 Januari ini.

“Besok (hari ini), kami akan menerima ribuan personil dari kabupaten. Prosesnya penyerahan ini merupakan kelanjutan dari pengalihan kewenangan sebagaimana UU nomor 23 tahun 2014. Bulan November lalu, berita acaranya telah diserahakan. Kalau sekarang personilnya ,” beber H Nur Alam saat menerima kunjungan jajaran pimpinan Kendari Pos didipimpin Dirut, Irwan Zainuddin di ruang kerjanya, Rabu (4/1).

Jumlah pegawai yang dialihkan kata mantan Ketua KONI Sultra ini, cukup banyak. Sesuai berita acaranya, totalnya sekitar 9 ribu personil. Sebagian besar diantaranya, pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Setelah SMA/SMK resmi dialihkan ke provinsi tahun 2017 ini. Selebihnya, pegawai Dinas Kehutanan (Dishut), Dinas ESDM, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial (Dinsos) dan instansi lainnya atau yang termasuk 8 urusan yang dialihkan ke provinsi.

“Tentunya, ini tantangan bagi provinsi. Bila ditambah dengan jumlah saat ini sekitar 7 ribuan, maka total pegawai mencapai 16 ribuan personil. Namun itu sudah menjadi konsekuensi yang harus dilaksanakan. Makanya, provinsi harus lebih siap. Pasalnya, proses penggajian dan pembinaan menjadi tanggung jawab provinsi,” kata peraih penghargaan Bintang Maha Putera ini.

Kepala Dinas Dikbud Sultra, H Damsid mengatakan jumlah tenaga guru dan tata usaha SMK/SMA yang diserahkan belum seluruhnya. Dari 6.682 personil, hanya 6.537 diantaranya yang akan diserahkan. Hingga kini, Surat Keputusan (SK) bagi 145 personil masih dalam proses. Hal ini disebabkan adanya keterlambatan penyerahan datanya ke provinsi maupun memilih tetap di kabupaten. Jumlah ini belum termasuk pegawai honorer. Dalam UU, pengalihan personil ke provinsi hanya menyebutkan pegawai yang berstatus PNS.

Selain penyerahan personil, mantan Dekan Fisip Universitas Halu Oleo (UHO) ini akan memanfaatkan melakukan pendataan pegawai honorer. Sebab sampai kini, pihaknya belum memiliki data jumlah pegawai honorer baik yang mengantongi SK Bupati (K-2) dan SK Kepala Sekolah (mengabdi). Makanya, ia akan meminta para kepala sekolah untuk menyerahkan datanya. Pasalnya, datanya masih diverifikasi. Apalagi hal ini berhubungan dengan gaji pegawai honorer.

“Kami belum bisa memastikan. Datanya kan, masih harus divalidasi. Tapi berdasarkan data sementara, 90 persen pegawai honorer hanya mengantongi SK Kepsek. Selain itu, kami masih menunggu juknis dari pusat. Usulan adanya perubahan utem penggunaan anggaran belum mendapat jawaban. Tapi kami berupaya bulan Januari ini bisa diselesaikan,” pungkas Damsid. (mal)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top