Kendari Miliki Flying Fox – Fajar Sultra
News

Kendari Miliki Flying Fox

♦ TPAS Puuwatu Tambah Sarana

KENDARI – Selain sebagi tempat pengolahan akhir sampah, TPAS Puuwatu juga memiliki fungsi sebagai sarana edukasi, rekreasi, yang kini telah dilengkapi dengan sarana wisata berupa pembangunan flying fox.

Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc meresmikan flying fox di TPAS Puuwatu, Kamis (5/1).

Penggunaan flying fox tersebut ditandai dengan kegiatan peresmian oleh Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc, Kamis (5/1), yang diantaranya disaksikan oleh Kadis Kebersihan Kota Kendari, Ir Hj Tin Farida.

Melalui upaya nyata tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menambah fasilitas wisata keluarga maupun wisata edukasi untuk masyarakat, dengan memanfaatkan fasilitas lahan yang sudah ada sebagai penunjang dalam memanfaatkan lahan dimaksud.

Uji coba penggunaan flying fox yang cukup menantang.

Uji coba penggunaan flying fox yang cukup menantang.

Flying fox dibangun untuk masyarakat Kota Kendari agar bisa dimanfaatkan sebagai wisata edukasi bagi anak-anak sekolah, dan akan terus ditambah fasilitas setiap tahun melalui anggaran yang ada.

“Pembangunan fasilitas akan terus diupgrade keberadaanya setiap tahunya agar ada pembaruan dari penunjang untuk wisata maupun belajar masyarakat,” ucap Ir Asrun.

Dia menerangkan, tahap pertama pembangun flying fox ini masih berjarak 200 meter dengan klasifikasi anak-anak 50 meter dan dewasa 150 meter, dengan tantangan adrenalin masih biasa untuk pengunjung yang sudah berusia dewasa.

“Selanjutnya akan dibangun lagi dengan yang lebih panjang dan lebih menantang untuk mencoba adrenalin orang dewasa dan anak-anak yang berkunjung di wialayah kerja Dinas Kebersihan tersebut,” ujarnya.

Akan digartiskan bagi pengunjung sejak peresmian (5/1) hingga tiga bulan kedepan bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi permainan uji nyali tersebut.

Mengingat TPAS Puwatu merupakan TPA terbaik se Indonesia sehingga, perbaikan fasilitas terus ditingkatkan dan pembangunan fasilitas penunjang agar bisa terus dikunjungi oleh wisatawan lain di luar Masyarakat Kota Kendari, serta merubah pemikiran Masyarakat tentang kondisi TPAS yang dikenal jorok dan bau.

“Hampir tiap bulan wisatawan luar mengunjungi TPAS yang menjadi kabanggaan Kota ini entah untuk study banding atau pun sebagai tempat wisata alam sehingga fasilitasnya pun harus terus ditingkatkan agar pengunjung bisa terus merasakan kenyaman setiap berkunjung,”ucapnya.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari, Ir Hj Tin Farida mengatakan, pembuatan sarana wisata alam ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar bisa digunakan oleh masyarakat luas baik untuk wisata alam maupun wisata edukasi.

“Biasanya banyak anak sekolah yang lakukan study banding di tempat ini sehingga, flying fox ini diadakan untuk sarana mereka liburan usai penatnya jalani pembelajaran alam,” tuturnya.

Untuk pengelolaan fasilitas wisata ini, Dinas Kebersihan bekerjasama dengan perusahaan pembuat flying fox karena mereka lebih profesional sekaligus lebih mengetahui perawatan terhadap fasilitas itu,”Pihak pemborong lebih mengetahui dan lebih paham tentang perawatan yang harus digunakan,” tegasnya.

Untuk tahap awal setelah diresmikan warga bisa mencoba mainan ini dengan gratis Flying fox ini berukuran panjang 200 meter, dimana 150 meter disediakan untuk orang dewasa,sedangkan yang berukuran 50 meter disediakan untuk anak-anak itu dengan anggaran 300 juta bisa dinikmati oleh semua kalangan masyrakat dan bisa menambah pilihan wisata yang sduah diadakan oleh Pemerintah Kota Kendari. (HRS)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top