Nur Alam: Guru SMA Wajib Tingkatkan Kualitas – FAJAR Sultra
News

Nur Alam: Guru SMA Wajib Tingkatkan Kualitas

KENDARI – Pendidikan di Provinsi Sultra terus meningkat, namun Pemprov Sultra tetap menuntut kualifikasi guru SMA di Sultra harus lebih baik lagi.

Pemprov Sultra sangat mendukung dan memfasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, untuk meningkatkan standar akademik tenaga pengajar di jenjang SMA sederajat.

Gubernur Nur Alam saat berfoto bersama para guru SMA se Sultra, di kantor gubernur.

Gubernur Nur Alam menyampaikan, mendukung penuh Dikbud Sultra dalam program peningkatan kompetensi setiap tahunnya, apalagi dengan bergabungnya SMA dibawah naungan pemprov Sultra. Sehingga, konsekuensi anggaran tahun 2017 akan diporsikan lebih.

“Kualifikasi peningkatan standar akademik pada tenaga pendidik ditingkat SMA sederajat harus terus ditingkatkan. Dan saya akan memfasilitasi Dikbud Sultra atas peningkatan itu, baik konsekuensi anggaran atau melakukan koordinasi dengan beberapa perguruan tinggi lokal maupun di luar Sultra,” janji Nur Alam saat menerima para guru SMA sederajat se Sultra, Kamis (5/1).

Saat ini, lanjutnya, Unsultra siap menerima para guru SMA yang akan melanjutkan pendidikan pascasarjana (S2).

Selain itu, DIkbud juga telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Jawa untuk mendukung peningkatan kompetensi guru. Kemudian, pihaknya juga sudah siap bekerjasama dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dalam jenjang program doktor (S3).

“Olehnya itu, saya minta saudara sekolah, sekolah, dan sekolah lagi,” pesan peraih Bintang Maha Putera Utama tahun 2013 ini.

Apalagi, pada tahun 2015, Sultra memperoleh peringkat empat program pendidikan 12 tahun yang dicanangkan pemerintah pusat. Setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan selanjutnya Sultra sendiri disusul Kalimantan Timur (Kaltim).

Sehingga, para guru SMA sederajat di Sultra patut berbangga dan tetap berkomitem meningkatkan kualitas pendidikan. Meski dengan anggaran APBD yang cukup kecil namun, Sultra mampu melaksanakan program wajib belajar 12 tahun.

“Jadi kita harus berkomitmen bersama, baik pemerintah dan para guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Karena outputnya akan semakin meingkat pendidikan siswa, disiplin siswa dan kita semua,” harap Nur Alam.

Nur Alam sedikit menguraikan, ada pepatah yang mengatakan “Kalau guru kencing berdiri, sudah tentu para murid akan kencing berlari”. Ini menandai bentuk keteladanan para guru harus sangat dijaga dengan baik, terutama ke siswa maupun kepada masyarakat. (r3/b/ags)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top