Kapolda Sultra di Kendari Pos, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto Perintahkan Reserse Terbuka dengan Media – FAJAR Sultra
News

Kapolda Sultra di Kendari Pos, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto Perintahkan Reserse Terbuka dengan Media

Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Andap Budhi Revianto berkunjung ke Kendari Pos, Senin (9/1). Kendari Pos menjadi instansi ketiga yang dikunjungi mengawali tugasnya sebagai Kapolda di Bumi Anoa ini.

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Kendari Pos menjadi lembaga ketiga yang dikunjungi Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto sejak menginjakkan kaki pertama kalinya di Bumi Anoa, Minggu (8/1). Pengganti Kapolda Brigjen Pol. Agung Sabar Santoso, ke kantor barunya di Polda Sultra pada Senin (9/1) sekira pukul 07.00 Wita. Oleh jajarannya, Kapolda Andap Budhi jajaran Polda Sultra dengan sebuah tradisi jajar hormat pedangpora.

Pria kaya pengalaman di Bidang Reserse itu, disambut seluruh perwira menengah (Pamen) dan Jajaran Kapolres di wilayah hukum Polda Sultra. Sambutan dilanjutkan Kapolda baru dengan mengumpulkan seluruh Kapolres, untuk mengetahui situasi yang telah telah terjadi dan sedang terjadi di Sultra.

Selanjutnya Kapolda, melakukan kunjungan kesejumlah lembaga untuk berdiskusi terkait Sultra sekaligus memperkenalkan diri. Instansi pertama yang dikunjungi adalah Kejaksaan Tinggi Sultra, kemudian Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, dan selanjutnya ke Graha Pena Kendari Pos.

Kedatangan Kapolda bersama sejumlah Pamen diterima langsung Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin bersama jajarannya. “Peran media sangat penting bagi terhadap kinerja Kepolisian, dan harus tetap bersinergi. Bila dipisahkan, Kepolisian tidak akan mempu menjalankan tugasnya dengan baik,” papar Kapolda dihadapan jajaran Kendari Pos.

Mantan Direktur Reserse Polda Banten, itu juga mengatakan sebelum menerapkan kinerja yang akan dilaksanakannya, dirinya harus melanjutkan program Kapolda Sebelumnya, salah satunya sinergitas media yang telah dibangun sangat baik. Oleh karena itu Harian Kendari Pos menjadi salah satu tujuan Kapolda baru itu, dimana diketahui Kendari Pos adalah Media terbesar Provinsi Sultra. “Program itu tidak boleh putus-putus, sehingga harus dilanjutkan,” ujarnya.

Mantan Kapolres Karawang Provinsi Jawa barat itu, berjanji akan membuka akses komunikasi sebesar-besarnya kepada media. Karena Media selain memberikan infromasi, juga mempunyai fungsi untuk mengingatkan Kepolisian untuk terus bekerja sesuai dengan protapnya. “Jangan salah biasanya Wartawan lebih tahu dari pada Kepolisian. Oleh karena itu kerjasamanya harus terus dijaga. Media juga harus kritis mengingatkan kami agar bekerja lebih baik lagi,” paparnya.

Kapolda juga mengaku telah meminta pihak Reserse Polda Sultra untuk terbuka terhadap media. Dengan keterbukaan tentu akan sangat membantu dalam penanganan kasus, sehingga masyarakat luas juga lebih paham. “Resernya harus terbuka, karena kalau tidak informasi yang disebarkan wartawan tidak akurat. Jadi, saya sudah minta untuk terbuka terhadap media, terkecuali memang pada hal-hal tertentu yang sifatnya untuk kepentingan penyidikan,” kata Andap.

Kapolda baru selain memperkenalkan dirinya kepada seluruh jajaran Kendari Pos, juga berterima kasih kepada Harian Kendari Pos karena telah menjadi media yang membantu tugas Kepolisian, yaitu dengan menciptakan situasi yang Kondusif. Salah satu contohnya Harian Kendari Pos melakukan filtrasi atas pemberitaan yang dapat berdampak kepada situasi yang mengganggu kondusivitas daerah. “Kendari Pos adalah media yang banyak memberikan suatu yang positif bagi seluruh masyarakat Sultra, dengan hal tersebut kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kendari Pos,” tuturnya.

Sementara, Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin mengungkapkan sesuai tagline Kendari Pos “Santun dan Menginspirasi”, Kendari Pos selalu konsisten mengelurkan produk berita, sehingga layak menjadi konsumsi masyarakat Sultra secara luas. Salah satu yang menjadi perhatian penting adalah dampak pemberitaan tersebut, apabila dampak berita tersebut menjadi efek negatif bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat maka berita tersebut tidak akan menjadi produk harian Kendari Pos. “Kalau efek berita tersebut membuat konflik pastinya tidak akan kami terbitkan, itu sudah komitemen kami,” tegasnya. (komar)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top