Kunjungan Wisatawan ke Sultra Meningkat, Nih Datanya – Fajar Sultra
News

Kunjungan Wisatawan ke Sultra Meningkat, Nih Datanya

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Destinasi wisata Sultra mulai mendapat tempat di hati para wisatawan. Dalam 5 tahun terakhir, pelancong yang berkunjung ke Sultra menunjukan peningkatan yang signfikan. Bahkan secara perlahan, jumlah wisatawan yang berlibur dan ingin menikmati pesona objek wisata sudah hampir menyamai total penduduk Sultra. Sepanjang tahun 2016, jumlahnya ditaksir mencapai 2,5 juta wisatawan, sementara tahun 2015 yang hanya 2,3 juta.

Wisatawan yang berkunjung ke Sultra, masih didominasi wisatawan domestik. Dari 2,5 juta wisatawan, hanya sekitar 0,5 persen wisatawan mancanegera (wisman) atau sekitar 17 ribuan orang. Selebihnya wisatawan nusantara. Dari 17 kabupaten/kota, Wakatobi masih menjadi tujuan utama, di samping Baubau, Buton, Kendari dan Kolaka. Namun secara bertahap, daerah lain mulai dilirik. Seperti Konawe Utara (Konut) melalui taman wisata Pulau Labengki termasuk Pulau Bokori.

“Dibanding tahun 2015 lalu, jumlah wisatawan tahun 2016 mengalami peningkatan. Namun angka pastinya, kami belum bisa sebutkan. Sebab datanya resmi belum dirilis pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Sebab data wisatawan domestiknya masih sementara divalidasi. Namun untuk wisman, sudah dipastikan meningkat dari 15 ribu menjadi 17 ribuan orang,” kata Syahiruddin Nurdin, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sultra, akhir pekan lalu.

Mantan Kepala Biro Organisasi ini memperikarakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sultra masih jauh lebih besar. Apalagi cukup banyak objek wisata di Sultra yang mulai dikembangkan. Sejak adanya pemekaran, beberapa daerah mulai mengembangkan potensi objek wisatanya. Makanya, ada beberapa destinasi wisata yang luput dari pencatatan. Salah satunya, taman wisata Pulau Labengki. Padahal jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini tidak sedikit.

Begitupun dengan kawasan hutan konservasi Walacea Lambusango lanjut mantan Asisten II Kolaka Timur (Koltim) ini, banyak dikunjungi pelancong asal Eropa. Tidak hanya untuk melihat kekayaan hayati hutan yang masih terpelihara maupun untuk tujuan penelitian. Termasuk lokasi diving yang terkenal Wakatobi Resort milik Mr Lorenz Peter Mader. Padahal cukup banyak wisatawan dari luar negeri yang berkunjung ke kawasan ini. Di Wakatobi Resort, penerbangan yang menuju objek wisata ini dua kali seminggu dengan jumlah kursi mencapai 70 set.

Untuk menarik minat wisatawan kata mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koltim ini, pihaknya terus mendorong daerah terutama pengembangan destinasi wisata baru. Beberapa diantaranya cukup potensial untuk dikembangkan. Apalagi sektor pariwisata juga dapat menggerakan roda perekonomian layaknya sektor pertambangan, pertanian dan lainnya. Termasuk dengan pencatatan di loket wisata. Dengan begitu, pemerintah datanya bisa lebih valid. Pemprov sendiri kata dia, akan fokus pada pembenahan Pulau Bokori dan Water Sport.
“Saya kira, objek wisata kita tak kalah dengan daerah lain. Hanya saja, pengelolaannya yang belum maksimal. Makanya harus ada keseriusan daerah. Saat ini, provinsi tengah membangun konektivitas antar objek wisata di Sultra. Setiap datang di Sultra, wisatawan tidak hanya datang di Wakatobi atau objek wisata yang telah dikenal. Namun objek wisata lainnya. Dengan konektivitas ini, objek wisata bisa dikenal,” pungkas Kabag Protokoler Gubernur ini. (mal/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top