Usai Nonton Film Porno Dua Remaja Cabuli Bocah – FAJAR Sultra
News

Usai Nonton Film Porno Dua Remaja Cabuli Bocah

BAUBAU – Entah setan apa yang merasuki pikiran IR (16) dan RM (18) warga Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton, hingga tegah melakukan perbuatan asusila terhadap Mawar dan Bunga (nama samaran-red) siswa disalah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Buton .

Kedua bocah yang tinggal tidak jauh dari rumah para pelaku itu justru menjadi tumbal atas pemuasan hasrat IR dan RM (inisial). Kapolsek Kapuntori, Ipda Marcell Prasetya menuturkan kejadian tersebut bermula saat kedua pelaku usai menonton film porno.

Akibat dirasuki nafsu melihat kedua korban, pelaku kemudian mengundang korban untuk mencari ikan lele disamping rumah pelaku.

“Sebenarnya kedua pelaku ini hanya membohongi korbannya saja agar mereka (korban,red) ikut bersamanya. Tidak lama kemudian, para pelaku langsung merayu korban untuk melakukan aksi bejatnya,” tuturnya .

Menurut Kapolsek kekerasan seksual yang dialami korban, pertama kali terkuak saat orang tua korban menaruh curiga terhadap korban yang takut ketika melihat para pelaku. Dengan waktu yang cukup lama hingga mencapai 2 bulan lamanya, akhirnya korban kemudian bercerita bila dirinya mengalami aksi kekerasan seksual yang dilakukan oleh kedua pelaku beberapa waktu lalu.

“Orang tua korban sempat shok mendengar anaknya mengalami hal itu. Dia kemudian menyambangi Polsek Kapontori untuk melaporkan tindak kejahatan pelaku,” tambahnya.

Mendapat laporan dari pihak keluarga polisi langsung melakukan penyelidikan terpadu dan berhasil mengamankan para pelaku . Dari pengakuan didepan penyidik, pelaku IR mengaku telah melakukan aksi kekerasan seksual terhadap kedua anak dibawah umur itu sementara RM hanya dilakukan pada Bunga saja.

“Akhir pekan lalu kami baru saja melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton. Dan saat ini tinggal menunggu waktu sidangnya saja,” jelasnya

Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 1 dan 2 junto pasal 71 6D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutupnya (m1/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top