Tim Kuasa Hukum Paslon Rahmat Mundur – FAJAR Sultra
News

Tim Kuasa Hukum Paslon Rahmat Mundur

La-Ode-Adi-Rusman-dan-La-Ode-Aslan-1024x768

RAHA – La Ode Adirusman dan La Ode Aslan, tim kuasa hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada-Ahmad Lamani (Rahmat), menyatakan mengundurkan diri sebagai tim kuasa hukum yang mendampingi pasangan Rahmat dalam Pilkada Muna Barat. Hal itu disampaikan oleh La Ode Adirusman dan La Ode Aslan ketika menggelar konfrensi pers di Raha, Senin (9/1).

La Ode Adi Rusman (kiri) dan La Ode Aslan

Dua pengacara yang bernaung di bawah payung Kantor Hukum La Ode Adirusman and Partner ini memilih mengundurkan diri, karena paslon Rahmat dinilai tidak memperhatikan hak dan kewajibannya, sesuai dengan surat kuasa yang ditandatangani bersama pada tanggal 10 November 2016. “Hak dan kewajiban yang dimaksud adalah fee yang menjadi kewajiban paslon Rahmat. Bagi saya, paslon Rahmat tidak konsisten dengan surat kuasa yang telah ditandatangani bersama,” kata Adi Rusman

Dalam surat kuasa yang diteken pada tanggal 10 November, ada tiga pengacara yang ditunjuk, yakni La Ode Adirusman, La Ode Aslan, dan Rusman Malik sebagai ketua tim advokasi. “Saya sudah menyampaikan kepada Rusman Malik selaku ketua tim advokasi pasangan Rahmat bahwa saya bersama La Ode Aslan sudah tidak bersedia lagi menjadi tim kuasa hukum pasangan Rahmat. Demikian pula dengan Kantor Hukum La Ode Adi Rusman and Partner, tidak boleh lagi dipakai sebagai wadah untuk mendampingi pasangan Rahmat. Jika Rusman Malik masih mengatasnamakan La Ode Adi Rusman and Partner, maka saya akan melakukan upaya hukum,” tegas Adi Rusman didampingi La Ode Aslan.

Pihak Adirusman and Partner mengaku tak menuntut apa-apa kepada paslon Rahmat, sejak mereka mengundurkan diri sebagai tim kuasa hukum. “Kami tidak menuntut apa-apa kepada paslon,”ucapnya.

Adirusman mengungkapkan, pascapenetapan paslon Rahmat di KPU Mubar, dirinya bersama La Ode Aslan, tak terlibat lagi sebagai kuasa hukum paslon Rahmat. “Sejak penetapan paslon, sudah tidak ada lagi komunikasi dan konfirmasi. Dalam menangani kasus, Rusman Malik juga tak pernah koordinasi dengan kami, sehingga kami memutuskan mundur,” katanya.

Sementara itu ketua tim advokasi paslon Rahmat, Rusman Malik mengaku sudah mengetahui pengunduran diri La Ode Adirusman dan La Ode Aslan ini. “Saya tidak menyangka mereka menarik diri, tapi itu sudah menjadi keputusan mereka. Saya juga sudah sampaikan kepada pak Rajiun, ia mengatakan tidak apa-apa,” kata Rusman Malik.

Ia menilai, Adirusman dan Aslan tidak sabar untuk segera meneken kontrak. “Mereka tidak sabar. Adirusman maunya langsung teken kontrak. Sementara dari komunikasi saya dengan Pak Rajiun, tidak mau seperti itu. Ia (Rajiun_red) ingin melihat kami bekerja dulu di lapangan. Untuk kasus non litigasi, seperti di Panwaslu dan Polres, akomodasi kami ditanggung oleh paslon, mulai dari transportasi kami disiapkan mobil, kemudian penginapan hingga biaya konsumsi,” kata Rusman Malik.

Tentang kontrak kata Rusman, akan diteken setelah kami memutuskan ada pengacara senior yang akan mendampingi paslon Rahmat dalam kasus litigasi (penyelesaian kasus di Pengadilan_red). “Kami diminta untuk menentukan salah satu pengacara senior yang akan mendampingi paslon Rahmat nanti ketika memasuki kasus litigasi. Disinilah nanti baru akan diteken kontraknya,” terang Rusman Malik.

Mengenai mundurnya La Ode Adirusman and Partner ini, Rusman Malik mengaku tak lagi bernaung di bawah payung Kantor Hukum La Ode Adirusman and Partner. Ia selaku ketua tim kuasa hukum Paslon Rahmat, telah menggaet dua pengacara lain yakni, Almardan Momo SH dan Aksan SH, untuk mendapingi Paslon Rahmat. (sra/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top