Kontraktor Diminta Tak Bergantung Proyek Pemerintah – Fajar Sultra
News

Kontraktor Diminta Tak Bergantung Proyek Pemerintah

KENDARI – Kontraktor di Sultra diminta lebih kreatif dan bekerja keras dalam bersaing dijasa usaha konstruksi. Persaingan dan tuntutan perkembangan, makin memperketat persaingan antar pemilik badan usaha. Makanya, mereka diminta tidak hanya bergantung dengan proyek-proyek pemerintah.

Gubernur Sultra, H Nur Alam mengukuhkan LPJK Provinsi Sultra priode 2016-2020, di ruang pola kantor gubernur, Selasa (10/1).

Pesan itu, disampaikan Gubernur Sultra, H Nur Alam usai mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sultra priode 2016-2020, di ruang pola kantor gubernur, Selasa (10/1).

Gubernur Sultra Nur Alam menegaskan agar pengurus LPJK lebih bekerja keras dan jangan berhenti dalam melakukan peningkatan daya saing, baik sumber daya manusianya, peningkatan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Apalagi, pemerintah semakin memperkatat pelaksanaan dan pencairan anggaran.

“Olehnya itu, para kontraktor jangan hanya bergantung pada proyek pemerintah saja, yang sumbernya dari APBN.. Tetapi harus lebih kreatif dalam memilihat proyek privat disemua sektor. Apalagi ibukota sudah mulai menunjukan iklin investasi yang cukup bagus untuk dilirik para kontraktor,” pesannya.

LPJK menrut dia memiliki perjalannan yang panjang. Makanya, jika ara kontraktor yang memutuskan berhimpun dalam aosiasi atau dalam lembaga profesi memang harus benar-benar memiliki spirit dan motivasi yang kuat untuk berhasil.

Jika memang ingin berhasil, maka benar-benar fokus dalam menjalaninya. Jika ingin menjadi kontraktor benar-benar besar, maka harus mulai dari yang kecil, fokus dan konsisten dalam menjaga kualitas.

Sementara, Ketua LPJK periode 2016-2020 Buhardiman berjanji akan meningkatkan sumber daya para pekerja konstruksi. Selain itu akan menjamin dalam rangka memperoleh pengakuan dan sertifikat komptensi dari asosiasi dalam peningkatan daya sain.

Sehingga, dengan begitu menurut dia persaingan kualitas pekerja konstruksi dapat lebih diperhitungkan.

Apalagi, setigma dimasyarakat yang tidak bisa dihindari adalah, pekerjaan yang belum cukup masa pemeliharaannya sudah tidak bisa dipakai.

“Nah setigma seperti itulah yang harus kita hilangkan dengan konsisten dengan kualitas pekerjaan kontruksi yang kita lakukan,” tegasnya.

Dia juga berpesan kepada semua pekerja konstruksi (kontraktor) tidak berharap saja dengan proyek pemerintah dari APBN. Namun lebih kratif dalam melirik proyek privat yang ada didaerah untuk dikembangkan.

Gubernur Nur Alam mengukuhkan, pengurus LPJK Sultra dengan struktur organisasi, Ketua LPJK Buhardima, Sukarni Wakil Ketua I, Halim Wakil Ketua II, dan La Ode Muh Rusdin Wakil Ketua III. Dan anggota yakni Muh Yahya, Edi Salam, Ir Andi Palaloe dan Mahmudin. (r3/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top