Kans Menang Masih Terbuka – Fajar Sultra
News

Kans Menang Masih Terbuka

KENDARI – Lembaga Riset dan Survei Indonesia (LRSI) merilis hasil survei dalam pemilihan Wali Kota Kendari, Kamis (12/1). Dalam survei tersebut, pasangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Rasak-Haris) memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan dua kandidat lainnnya.

Pasangan nomor urut satu itu memiliki elektabilitas sebesar 18,18 persen. Mereka disusul pasangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) sebanyak 13,59 persen,dan pasangan Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul) 11,54 persen.

Survei itu sendiri dimulai 12 Desember 2016 hingga 23 Desember 2016 dengan total responden 510 orang. Adapun margin of error dalam penelitian tersebut sekira 4,5 persen.

Peneliti LRSI, La Agusu mengatakan meski Rasak-Haris memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan calon lainnya namun peluang kemenangan kandidat lain masih terbuka lebar. Pasalnya,pemilih yang masih merahasiakan dukungan sebanyak 34,07 persen dan yang belum menetukan pilihan 12,96 persen. Adapun reponden yang menjawab tidak tahu 9,66 persen.

Menurutnya manakala kandidat mampu menggaet pemilih yang belum menentukan pilihan dan yang merahasiakan pilihan maka kandidat tersebut tentu akan bisa memenangkan pertarungan.

“Dengan adanya survei ini maka peluang kemenangan tiga kandidat masih terbuka. Soalnya pemilih yang belum menentukan pilihan masih cukup tinggi,” akunya saat merilis hasil survei di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo.

Dia menjelaskan dari 10 kecamatan yang ada di Kota Kendari, Rasak-Haris cuma lemah di Kecamatan Kambu sementara beberapa kecamatan lainnya pasangan nomor urut satu itu memiliki elektabilitas tertinggi.

Di Kecamatan Kambu,Rasak-Haris punya tingkat elektabilitas empat persen. Sementara pasangan ADP-Sul dan Zayat Syahriah sama-sama kuat di kecamatan tersebut dengan memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 14 persen.

Meski Rasak-Haris banyak unggul pada setiap kecamatan, namun pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters) di semua kecamatan juga cukup tinggi. Di 10 kecamatan, kata La Agusu,

swing voters lebih dari 40 persen.

“Swing voters paling tinggi itu ada di Kecamatan Kambu dan Kecamatan Kendari Barat yang hampir 70 persen,” ungkapnya.

La Agusu menjelaskan, selain unggul di tingkat elektabilitas, pasangan Rasak-Haris juga unggul dari sisi popularitas. Kandidat yang diusung NasDem-Golkar ini punya tingkat popularitas 63 persen, disusul ADP-Sul 53 persen, dan Zayat-Syahriah 52 persen.

Selain membeberkan tingkat elektabilitas dan popularitas, LRSI juga mengukur berapa banyak pemilih yang akan menyalurkan hak pilihnya dalam pesta demokrasi di Kota Kendari. Ternyata, partisipasi pemilih di ibu kota diprediksi menembus 87,8 persen, tidak memilih 4,7 persen, dan tidak tahu 7,5 persen.

Dari sisi dukungan partai politik juga dijelaskan LRSI. Menurut La Agusu, warga yang memilih PAN saat pemilihan legislatif 2014 kebanyakan akan memilih ADP-Sul dengan jumlah 18,3 persen, sementara yang memilih Rasak-Haris 18,2 persen, dan yang ke Zayat-Syahriah 10,9 persen . Adapun yang belum menentukan pilihan 17,0 persen.

Pemilih PKS saat pemilihan legislatif 2014 juga solid akan menjatuhkan pilihan ke ADP-Sul. Tercatat, sebanyak 10 persen pemilih PKS akan memilih pasangan nomor urut dua, sementara pemilih yang akan memilih Rasak-Haris 4,5 persen, dan Zayat-Syahriah 4,7 persen.

Yang unik adalah Demokrat. Meski mendukung Zayat-Syahriah dalam pemilihan wali kota, namun pemilih partai berlambang bintang mercy justru banyak yang akan memilih ADP-Sul dengan persentase 13,3 persen, sementara yang ke Zayat-Syahriah 7,8 persen, dan 8,2 persen akan memilih Rasak-Haris. Adapun yang belum menetapkan pilihan sebesar 10,5 persen.

Survei LRSI sendiri menggunakan metode wawancara dengan teknik pengambilan sampel multistage cluster sampling.

Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Kendari Haris Andi Surahman mengaku kalau hasil survei tersebut sudah melalui kajian akademik. Meski tinggi dari sisi elektabilitas, namun mereka tidak akan berpuas diri.

“Ini akan menjadi preferensi bagi tim kami untuk bekerja lebih giat lagi. Karena tinggal 34 hari lagi kita akan pilkada. Dengan adanya data itu, kita tidak bisa berbangga tetapi akan menjadi sumbangsih dan kritik bagi kami,” ungkapnya.

Menurutnya keunggulan mereka yang hampir di seluruh kecamatan menunjukkan bahwa tim sudah masif bekerja dalam rangka memenangkan Rasak-Haris. Meksi begitu,pihaknya akan tetap berusaha supaya keunggulan tersebut bisa sampai pada hari H nanti. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top