Bina Usia Dini, PSSI Butuh Pemerintah – Hacked by TryDee
News

Bina Usia Dini, PSSI Butuh Pemerintah

KENDARI – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sultra, Sabaruddin Labamba, menyatakan akan mulai serius membina atlet usia dini. Dikatakannya, jika tak dibina sejak usia 11 sampai 12 tahun, Sultra akan kehilangan momen emas. Lewat dari usia ini, menurut Sabaruddin Labamba, pembinaan sudah terlampau terlambat.

Sabaruddin Labamba

Dipaparkannya, usia 11 sampai 12 tahun, merupakan usia emas. Sebab, pada usia ini atlet muda bisa diarahkan dan dibentuk sesuai dengan keinginan. Hasilnya, akan dilihat pada usia 15 hingga 19 tahun. Selain itu, menghidupkan kompetisi untuk meningkatkan skill anak usia dini, tidak semahal membuat kompetisi untuk orang dewasa.

Dengan anggaran Rp 15 sampai Rp 20 juta, sebuah event dengan hadiah memadai sudah bisa digelar untuk level anak usia dini. Dan tidak boleh hanya sekali setahun, event ini harus berkesinambungan. Sehingga, anak bisa mendapatkan sejumlah pengalaman.

” Untuk hal itu, Asprov PSSI Sultra membutuhkan pemerintah untuk mewujudkannya,” kata Sabaruddin Labamba, Kamis (12/1).

Dikatakannya, selama ini hampir semua cabor mencari sendiri anggaran untuk pembinaan atau kegitan kejuaraan. Padahal, seandainya KONI Sultra mau membantu sedikit saja anggaran yang dibutuhkan cabor, maka hal ini akan menjadi salah satu kemajuan yang berarti.

“Tapi, kasian selama ini cabor cari sendiri. Padahal, ketimbang uang itu dipakai jalan keluar daerah tanpa meningkatkan kemajuan bagi cabor, lebih baik diberikan kepada cabor,” tambah Sabaruddin Labamba.

Menurutnya, selama ini Asprov PSSI Sultra berupaya menghidupi diri sendiri. Sehingga, kadang anggaran harus dicari sendiri untuk melaksanakan event. Padahal, jika dibantu pemerintah, sejumlah program PSSI Sultra bisa tuntas.

“Saya punya mimpi besar di sepakbola Sultra, tapi itu butuh bantuan semua pihak, tanpa itu sangat mustahil mengembangkan olahraga,” tutup Sabaruddin Labamba.(r5/b/hum)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top