Posisi Kedua di Survei, Zayat-Syahriah Terus Bekerja – FAJAR Sultra
News

Posisi Kedua di Survei, Zayat-Syahriah Terus Bekerja

KENDARI – Calon Wali Kota Kendari Muhammad Zayat Kaimoeddin tidak terlalu memusingkan hasil survei yang dirilis Lembaga Riset dan Survei Indonesia (LRSI). Saat ini dia belum melihat hasil survei yang diumumkan lembaga tersebut.

“Saya tidak tahu,” kata pria yang akrab disapa Derik saat ditemui di posko pemenangan Kecamatan Mandonga, Jumat (13/1).

Meski elektabilitasnya berada di urutan kedua, namun Derik menjawab santai. Menurutnya banyak juga lembaga survei yang mengunggulkan kandidat tertentu namun setelah pemilihan, kandidat tersebut justru mengalami kekalahan. Hal itu katanya pernah terjadi di Muna, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan. Di beberapa daerah itu, kandidat yang unggul dalam survei justru tumbang saat hari H.

“Jadi kita tetap saja bekerja. Saya malah suka kalau survei saya di bawah supaya kita bisa kerja keras,” ungkapnya.

Saat ini, kata Derik, ia bersama pasangannya Suri Syahriah Mahmud terus melakukan aktivitas kampanye demi merebut simpati masyarakat. Selain kampanye, dia juga berusaha menggaet pemilih yang belum menentukan pilihannya.

“Caranya, kita akan tonjolkan program dan visi-misi,” ungkapnya.

Menurut Derik kandidat yang bagus surveinya belum tentu memenangkan pertarungan. Pasalnya survei yang dilakukan beberapa lembaga tentu punya margin of error atau tingkat kesalahan sekira lima atau enam persen.

“Jadi,kita terus saja bekerja. Saya kan baru kerja delapan bulan sementara kompetitor itu kerjanya sudah ada yang dua atau tiga tahun,” jelasnya.

Di tempat berbeda, Ketua Tim Pemenangan ADP-Sul, Samsuddin Rahim mengaku tidak percaya dengan hasil survei yang dirilis LRSI. Menurutnya apa yang disampaikan lembaga survei itu berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.

Saat ini, pihaknya sudah melakukan sensus untuk menanyakan pilihan warga terhadap calon wlai kota.

“Dari sensus yang kita lakukan, ADP-Sul justru dapatkan suara sekira 50 sampai 60 persen. Jadi sensus kita ini dilakukan oleh relawan dan kita pastikan ini lebih akurat karena datanya dari semua TPS. Jadi hasil survei itu kita tidak percaya,” bebernya.

Ketua DPRD Kendari ini mensinyalir kalau LRSI merupakan lembaga survei yang tidak terdaftar di KPU. Kalau tidak terdaftar maka hasil survei tersebut tidak bisa dipublikasikan.

“Lagi pula itu kan baru potret sementara. Kalau toh memang hasil survei itu akurat maka ini akan memacu tim ADP-Sul agar lebih giat bekerja,” pungkasnya.

Sebelumnya LRSI mengumumkan hasil survei dalam pemilihan Wali Kota Kendari, Kamis (12/1). Dalam survei, pasangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Rasak-Haris) memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan dua kandidat lainnnya.

Pasangan nomor urut satu itu memiliki elektabilitas sebesar 18,18 persen. Mereka disusul pasangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) sebanyak 13,59 persen,dan pasangan Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul) 11,54 persen.

Survei itu sendiri dimulai 12 Desember 2016 hingga 23 Desember 2016 dengan total responden 510 orang. Adapun margin of error dalam penelitian tersebut sekira 4,5 persen. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top