Rp 1,7 Miliar Tunjangan Profesi Guru di Butur Belum Terbayar – FAJAR Sultra
News

Rp 1,7 Miliar Tunjangan Profesi Guru di Butur Belum Terbayar

IMG_20170113_103539-225x300

KENDARIPOS.CO.ID BURANGA- Ratusan tenaga pendidik di Kabupaten Buton Utara harus bersabar. Tunjangan profesi mereka yang seyogyanya terbayar full di triwulan IV tahun 2016 lalu, belum semuanya terealisasi. Pahlawan tanpa tanda jasa itu, baru menerima tunjangan profesinya di bulan Oktober dan November, sedangkan untuk Desember 2016 belum terbayarkan. Bahkan, jika ditotal jumlah tunjangan profesi yang diperuntukan bagi guru di Buton Utara disemua jenjang yang belum terbayarkan mencapai Rp 1,7 miliar.

Agus Pria Budiana

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Utara, Agus Pria Budiana mengatakan, belum terbayarnya tunjangan profesi guru untuk satu bulan pada triwulan IV tahun 2016, merupakan imbas anggaran yang diporsikan untuk TPG di Buton Utara tak cukup. Bahkan, kata Agus, hal serupa terjadi tak hanya di Buton Utara, namun dialami pula guru di kabupaten lain.

“Masih ada Rp 1,7 miliar tunjangan profesi yang diperuntukan bagi ratusan guru disemua jenjang di Buton Utara belum terbayarkan untuk tahun 2016 lalu. Tak, bisa dihindari semua tenaga pendidik yang tercatat sebagai penerima TPG mengeluhkan hak mereka belum terbayarkan secara full untuk triwulan IV tahun lalu dan ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya,” Ujar Agus Pria Budiana saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/1)

Mantan Camat Bonegunu ini menambahkan, kendati demikian belum terbayarkan para guru jangan berkecil hati, rencananya Kementerian Keuangan Republik Indonesia bakal merealisasikan pembayaran sertifikasi guru yang belum tuntas pada tahun 2017 ini. Dimana, lanjutnya, surat pemberitahuan lembaga yang dinahkodahi, Sri Muliyan itu telah dikantongi Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara.

“Masalah pembayaran tunjangan profesi yang belum tuntas, Dinas Pendidikan bakal segera berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Kemendikbud mencari titik temu. Agar TPG yang belum terealisasi di Buton Utara segera terbayarkan. Sehingga tak ada lagi tenaga pendidik yang menduga-duga penyebab TPG mereka belum semuanya terbayarkan,” tandasnya (Hadrian)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top