Kolaka Tak Gelar MTQ di 2017 ***Diganti dengan Seleksi Tilawatil Quran pada 11 Februari – FAJAR Sultra
News

Kolaka Tak Gelar MTQ di 2017 ***Diganti dengan Seleksi Tilawatil Quran pada 11 Februari

ARMIN/BERITA KOTA KENDARI
Ketua LPTQ Kolaka Muh Jayadin, memimpin rapat persiapan pelaksanaan STQ dan Laksi tingkat kabupaten Kolaka, di Kantor Bupati Kolaka, Senin (16/1).

KOLAKA, BKK– Pemerintah Kabupaten Kolaka dipastikan tidak akan menggelar acara Musabawah Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Kolaka di tahun ini. Sebagai gantinya, akan digelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ).

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kolaka, yang digelar di ruang rapat Bupati Kolaka, Senin (16/1). Selain STQ, Pemkab juga akan membuka Lembaga Seni Kasidah (Laksi) tingkat kabupaten Kolaka di saat yang sama.

Ketua Umum LPTQ Kolaka, Muhammad Jayadin mengemukakan alasan mengapa Kolaka tak menggelar MTQ di tahun 2017 ini. Menurut Wakil Bupati Kolaka ini, kondisi keuangan Pemkab Kolaka yang belum maksimal, menjadi penyebab sehingga MTQ tidak bisa dilaksanakan.

“Masih ada beberapa pekerjaan fisik yang belum terbayarkan di tahun 2016. Jika melaksanakan MTQ, biayanya bisa sampai Rp 2 miliar. Sementara jika STQ termasuk Laksi, hanya menghabiskan anggaran Rp 500 juta. Sehingga terjadi penghematan biaya hingga Rp 1,5 miliar,” ungkapnya.

Meski demikian, Jayadi tetap optimis STQ tidak akan kalah meriah dengan MTQ. Yang terpenting, tujuannya tetap sama, yakni mencari bibit unggul di bidang Alquran.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kolaka H Azis Baking mengungkapkan bahwa di kabupaten/kota tidak mengenal istilah STQ, tapi MTQ. Karena itu, dia menganggap Kolaka sudah melakukan terobosan baru dengan hanya melaksanakan STQ.

Azis juga meminta kualitas dewan hakim supaya lebih bagus, dengan memberikan penilaian sejujurnya, sehingga peserta yang menang dan diutus ke Kendari benar-benar berkualitas.

Azis mengaku memiliki pengalaman saat menjadi Kakan Kemenag Bombana, di mana qori tuna netra juara dua di Bombana. Namun ketika pindah ke Sulsel dan diutus mewakili Sulsel ditingkat nasional, justru berhasil juara. Setelah ditanya dewan hakimnya kenapa seperti itu, dijawab bahwa saat penilaian dia tertidur.

Dalam rapat itu juga, diputuskan lokasi pembukaan di gedung Islamic Center atau di Rumah Adat Mekongga. Sekretaris LPTQ Kolaka, H Syaifuddin Mustaming menyampaikan, STQ terdiri dari tilawah tiga golongan, Hifzil Quran semua golongan dan Tafsir Alquran ditentukan pada juz 7. Sesuai jadwal, STQ tingkat Sultra dilaksanakan minggu kedua bulan Maret dan Laksi bulan April di Kabupaten Kolaka Utara.

Untuk Laksi, awalnya diusulkan di Islamic Center, namun beberapa pengurus Laksi termasuk Ketua Laksi Kolaka yang juga Kabag Kesra Kolaka Hj Andi Wahidah menolak, sebab mempengaruhi suara jika di dalam ruangan. Laksi sendiri melombakan dua cabang yakni kasidah klasik dan bintang vokalis. (cr3/b/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top