Tak Mau Dipenjara, Puluhan Kades Kembalikan Uang Studi Banding – FAJAR Sultra
News

Tak Mau Dipenjara, Puluhan Kades Kembalikan Uang Studi Banding

WA ODE FITRI/BERITA KOTA KENDARI
HINDARI SEL. Sejumlah kepala desa di Muna mengembalikan uang kerugian daerah dari kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa, di ruang Seksi Pidana Khusus, Kejari Muna, Senin (16/1). ADD tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan studi banding seluruh 123 kepala desa di Yogyakarta, 2015 lalu.

RAHA, BKK – Puluhan kepala desa ramai-ramai membawa uang ke Kejari Muna, Senin (16/1). Uang yang mereka bawa merupakan pengembalian kerugian daerah yang timbul dari kegiatan studi banding ke Jogyakarta akhir tahun 2015, di mana anggarannya bersumber dari Alokasi Dana Desa.

Jumlah uang yang dikembalikan setiap Kades pun bervariasi, berkisar Rp 4.450.000 sampai Rp 4.830.000. Adapun total uang kerugian negara yang berhasil terhimpun kemarin mencapai Rp 550.000.000.

“Pengembalian sudah dilakukan dari pekan lalu. Jadi hingga hari ini (Senin), sudah lebih 20 orang kades yang telah mengembalikan uang ADD ke Kejari Muna,” terang Kasi Pidsus I Dewa Gede Baskara Haryasa SH, pada koran ini.

Sementara itu, sejumlah Kades mengaku mengembalikan uang tersebut karena takut masuk penjara. Karena itu, bagaimana pun caranya, mereka harus mendapatkan uang sesuai dengan jumlah yang sudah digunakan.

“Kita pinjam ini uang Bu. Yang penting kita siap mengembalikan,” kata Kades Kabangka, Gustaf Maupaung, yang menyetor uang sebesar Rp 4.830.000 kepada staf Seksi Pidsus Kejari Muna, Merlianti Karim.

Kades La Bone, La Ode Mboroko, mengaku mengembalikan uang Rp 3,5 juta. Sebab hanya itu yang dia gunakan saat studi banding.

“Pernah saya menolak uang yang diberikan Nazarudin (mantan Kabid Pemerintahan Desa) Rp 1. 330.000. Soalnya saya tidak tahu uang apa itu,” tambahnya. (cr1/b/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top