Laode Ashar Lapor ke Polisi – FAJAR Sultra
News

Laode Ashar Lapor ke Polisi

KENDARI – Anggota DPRD Kendari Laode Ashar yang diadukan ke Panwaslu Kendari gara-gara terindikasi membagikan minyak goreng kepada warga di Kelurahan Kampung Salo Kecamatan Kendari membuat perlawanan. Dia mengancam akan melaporkan balik warga Kelurahan Kampung Salo bernama Suddianto yang tak lain Tim Pemenangan Muhammad Zayat Kaimoeddin alias Derik-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) ke aparat kepolisian.

Menurutnya laporan yang diadukan tim pemenangan Zayat Syahriah ke Panwaslu Kendari tidak hanya mencoreng pasangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Rasak-Haris), tetapi juga mencemarkan nama baiknya.

“Makanya saya tunggu dulu proses yang ada di Panwaslu Kendari. Selanjutnya kita akan laporkan warga bernama Suddianto ke aparat kepolisian karena ini pencemaran nama baik,” ancamnya saat ditemui di Posko Pemenangan Rasak-Haris di Kelurahan Kemaraya Kecamatan Kendari Barat, Selasa (17/1).

Selain mengancam akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum, politikus Partai Golkar ini juga akan mengajak keluarganya agar tidak usah mendukung Zayat-Syahriah dalam pemilihan wali kota.

Selama ini, kata dia, ayah dan saudaranya merupakan pendukung setia Zayat-Syahriah dalam pemilihan wali kota.

“Tapi mulai hari ini saya akan ketemu bapak dan keluarga saya untuk setop bicarakan Derik dan setop dukung Zayat-Syahriah. Saya juga akan terbuka melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Dia menilai laporan yang dilayangkan tim pemenangan Zayat-Syahriah merupakan tindakan yang blunder. Sebab dengan begitu,ia akan mengajak keluarganya agar tidak usah mendukung pasangan nomor urut tiga.

Ashar mengakui kalau minyak goreng itu merupakan miliknya yang disalurkan kepada warga. Namun pembagian tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilihan wali kota. Bahkan ia sama sekali tidak pernah mengajak warga supaya memilih Rasak-Haris ketika minyak goreng dibagi.

Pembagian minyak goreng, katanya, murni kegiatan sosial yang sering dia laksanakan.

“Waktu lebaran , saya juga bagi minuman. Dan waktu natalan, saya juga membagi minuman. Tapi kenapa waktu itu tidak ada yang lapor?,” herannya.

Ashar mengaku sudah mengundurkan diri sebagai tim pemenangan Rasak-Haris jauh sebelum dirinya dilaporkan ke Panwaslu. Hal ini ia lakukan supaya dirinya bisa fokus melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat. Meski mundur sebagai tim pemenangan, namun dirinya tetap mendukung pasangan nomor urut satu.

Ketua Golkar Kendari Hikman Balagi membela tindakan Laode Ashar. Mantan Anggota DPRD Kendari itu menganggap laporan tim Zayat Syahriah itu merupakan hal yang biasa dalam momentum politik.

“Laode Ashar ini kan Anggota DPRD Kendari. Jadi setiap saat dia menemui konstituennya. Apapun yang dia berikan, itu tidak ada hubungannya dengan pilkada. Hanya memang momennya saja yang tidak tepat,” jelasnya.

Selama ini, partai tidak pernah menginstruksikan kepada kadernya untuk memberikan bantuan kepada warga dalam rangka memenangkan Rasak-Haris. Namun apabila ada anggota dewan yang berbagi dengan masyarakat dan tidak berkaitan dengan pilkada maka hal itu dianggap wajar.

Di tempat terpisah, Calon Wali Kota Kendari Abdul Rasak tidak mau terlalu banyak berbicara mengenai masalah tersebut. Yang jelas, dirinya sama sekali tidak pernahmemberikan instruksi kepada tim supaya membagi-bagikan sesuatu.

Dia menganggap pemberian Laode Ashar kepada warga bukan hanya dilakukan hari ini. Memang, kata Rasak, Laode Ashar selalumembangun hubungan sosial kemasyarakatan sejak dulu. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top