150 Mahasiswa Unsultra KKN di Tiga Daerah – FAJAR Sultra
News

150 Mahasiswa Unsultra KKN di Tiga Daerah

KENDARI – Sebanyak 150 orang mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ajaran 2016/2017, Sabtu (21/1). Peserta KKN kali ini terdiri dari Fakultas Hukum 58 orang, Fisip 31 orang, Fakultas Ekonomi 32 orang, Fakultas Teknik 19 orang dan Fakultas Pertanian 10 orang.

Ratusan mahasiswa KKN Unsultra saat mengikuti jalannya pembekalan KKN ke-33 di halaman kampus, kemarin.

Bukan hanya diikuti kalangan mahasiswa, pembekalan tersebut juga dihadiri oleh Rektor Unsultra Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSc Agric, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H Abdurrahman Saleh, Dekan lingkup Unsultra dan seluruh civitas akademika.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan berlangsung mulai 23 Januari sampai 18 Februari 2017, di tiga kecamatan berbeda yaitu Kecamatan Baruga di Kota Kendari dan Kecamatan Wolasi serta Kecamatan Konda berada di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Saat membawakan materi, Ketua DPRD Provinsi Sultra H Abdurrahman Saleh mengatakan bahwa, mahasiswa KKN Unsultra harus mampu mengidentifikasi permasalahan yang muncul di masyarakat dan mampu mencari solusi jalan penyelesaiannya.

Selain itu juga, mahasiswa KKN Unsultra harus bisa meningkatkan rasa empati, kepedulian, keuletan, etos kerja dan rasa tanggung jawab di tengah-tengah masyarakat nanti.

“Permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat harus dapat dikomunikasikan sehingga mahasiswa bisa mengotimalkan program kerja di tempat KKN nanti,” ujarnya.

Dia berharap mahasiswa KKN Unsultra bisa menyelesaikan program tepat sasaran dengan waktu yang relatif cepat.

Sementara itu, Rektor Unsultra Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSc Agric juga menyampaikan bahwa, mahasiswa bisa menjadikan KKN sebagai momentum untuk menunjukkan diri bahwa mereka benar-benar calon sarjana di bidang keahliannya masing-masing di tengah masyarakat.

“Melalui ini, mahasiswa bisa menjadikan kesempatan untuk merekam dan menemukan persoalan-perseolaan dimasyarakat sehingga dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat terhadap permasalahan yang ada. Kemudian, bisa juga sebagai objek atau judul penelitian mahasiswa nanti,” paparnya.

Katanya, salah satu kebutuhan stake holder adalah social need, yaitu bagaimana lulusan Unsultra mampu menyelesaikan atau mencari solusi permasalahan yang dihadapi mayarakat.

Dia juga berharap mahasiswa Unsultra bisa menjaga citra almamater di tengah masyarakat dan juga bisa menjaga nama baik universitas dan keluarga besar Unsultra tentunya. (hrs)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top