Penanaman Jagung Sampai di Perkantoran – Fajar Sultra
News

Penanaman Jagung Sampai di Perkantoran

WANGGUDU, BKK– Program penanaman jagung hibrida terus digenjot pemerintah Konawe Utara (Konut). Tidak hanya lahan masyarakat, lingkungan kantor pemerintah pun jadi sasaran penanaman.

Kondisi ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menyukseskan program tersebut. Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah kabupaten Konut turut memanfaatkan pekarangan kantor untuk
ditanami jagung.

Salah satunya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Konut. Instansi yang dipimpin Rahmatullah itu mulai pekan ini telah melakukan penanaman ratusan
benih jagung dipekarangan kantor. Luas lahan yang ditanami mencapai
puluhan are.

Mantan Kepala Samsat Konut ini mengatakan, selain bentuk dukungannya untuk menyukseskan program unggulan tersebut, penanaman jagung di halaman kantor bisa diambil nilai ekonomis dan estetikanya.

“Saya bersama semua staf sudah mulai menanam sejak kemarin. Di samping untuk suksesnya program unggulan kita, ini juga ada nilai estetikanya.
Kalau sudah tumbuh, pemandangan kantor lebih indah. Dari pada hanya
ditumbuhi rumput. Hasilnya juga dapat dinikmati,” kata Rahmatullah, Selasa (24/1).

Hal serupa juga dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
setempat. Dengan luas pekarangan kantor yang melebihi Dinas PU, instansi yang dipimpin Jaimin juga mulai melakukan pembersihan lokasi untuk persiapan
penanaman.

“Setelah saya dikukuhkan, saya langsung berinisiatif untuk mulai
menanam. Sekarang kita bersihkan dulu. Setelah itu baru kita tanami jagung dikeliling kantor,” ungkap Jaimin.

Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari, beberapa SKPD lainnya pun sudah melakukan hal serupa. Seperti Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Untuk BPPKB, instansi yang dipimpin Kasim Pagala tengah melakukan penanaman jagung dengan luas 37 are di halaman belakang kantor. Hal yang sama juga dilakukan Disnakertrans yang dinahkodai Muhardi Mustafa. Hanya
saja luas lahannya tidak disebutkan.

“Penanaman sudah dilakukan. Tinggal tunggu panen saja. Kita berupaya
memberikan contoh bagaimana memanfaatkan pekarangan yang ada. Dari pada hanya dipenuhi alang-alang lebih baik ditanami jagung,” jelas Muhardi. (k7/b/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top