Puting Beliung Kacaukan Tiga Kecamatan di Konsel – FAJAR Sultra
News

Puting Beliung Kacaukan Tiga Kecamatan di Konsel

KENDARIPOS.CO.ID ANDOOLO- Angin puting beliung yang melanda Kabupaten Konsel dua hari lalu tidak hanya terjadi di ibu kota kabupaten. Tapi masih ada tiga kecamatan lain jadi “korbannya”. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konsel, tiga kecamatan dimaksud adalah Andoolo, Tinanggea, dan paling parah di Palangga. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Konsel, Mukhtahir Hidayat menjelaskan, untuk di kecamatan Andoolo meliputi beberapa bangunan yang rusak. Seperti BPKAD, kantor Dinas Peternakan, serta teras BRI. Sementara di Palangga, satu unit rumah warga rusak parah akibat musibah itu.

“Paling parah juga di Kecamatan Tinanggea desa Lapulu. Angin kencang juga mengakibatkan korsleting listrik dan pada akhirnya menghanguskan kantor balai desa tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya kata dia, untung saja saat bencana menimpa tiga kecamatan ini tak ada korban jiwa. Namun prediksi BPBD, sedikitnya ada sekira Rp 600 juta kerugian yang ditimbulkan akibat bencana itu.
“Terkait rumah penduduk, kami langsung turunkan bantuan logistik tanggap darurat seperti tenda, dan makanan siap saji,” katanya.

Sementara untuk dinas BPKAD, pihaknya sudah berkordinasi dengan dinas PU untuk menginventaris sejumlah barang rusak serta bangunan runtuh tersebut. Meski demikian, lanjutnya, dari hasil informasi yang diperoleh melalui BMKG, wilayah Konsel dan sekitarnya termasuk kategori cuaca buruk diawal Januari ini.

“Olehnya, saya menghimbau kepada semua masyarakat untuk selalu waspada. Selain itu, kami sudah kerahkan beberapa personil BPBD di berbagai kecamatan untuk antisipasi tanggap darurat,” tambahnya.

Musibah yang melanda tiga kecamatan sekaligus ini sudah sampai ditelinga pemerintah daerah. Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga melalui Sekda Konsel Ir Sjarif Sajang langsung memerintahkan kepada dinas terkait untuk melakukan penanggulangan dari bencana yang menelan kerugian ratusan juta itu.

“Saya sudah intruksikan kepada BPBD, dan PU untuk melakukan penanggulangan dilapangan. Termasuk dinas BPKAD. Karena itu merupakan ruangan yang sangat vital. Karena berhubungan dengan administrasi keuangan daerah,” pesannya.

Ditambahkannya, terkait masalah anggaran perbaikan, dirinya memastikan sudah disiapkan dalam bentuk anggaran biaya tak terduga. “Kalau masalah dana selalu kita siap, yang terpenting dulu harus ada inventaris berapa rincian kerusakan,” imbuhnya. (b/kam)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top