Satu Penikmat Sabu Masih Pelajar SMA – Fajar Sultra
News

Satu Penikmat Sabu Masih Pelajar SMA

♦ Kasus Ini Pengembangan dari Kendari

RAHA – Ini peringatan bagi para orang tua di Kabupaten Muna, agar tidak lengah dalam mengawasi putra putrinya yang mulai beranjak dewasa, agar mereka tidak terjerumus ke ‘lembah hitam’ dunia narkoba, karena saat ini pengedar narkoba sedang mengincar para pelajar untuk dijadikan kurir dan penyalahguna narkoba.

Teranyar, oknum pelajar salah satu SMA di Kota Raha inisial T (16 thn), tertangkap basah sedang berpesta narkoba bersama enam rekan-rekannya di salah satu rumah di Jl Kasuari Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu, Senin (23/1). “Salah seorang pelaku adalah oknum pelajar SMAN 2 Raha,” kata Kapolres Muna, AKBP Yudith Satria Hananta, SIK ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Muna, Rabu (25/1).

Polisi yang mendengar adanya informasi transaksi narkoba di lokasi kejadian, kemudian melakukan pengintaian dan melakukan penggrebekan. Penggerekan pertama di lakukan disebuah bengkel milik salah seorang pelaku berinisial Al (36 thn) yang terletak di Jl Kasuari sekira pukul 09.00 WITA. Di bengkel tersebut, polisi berhasil mengamankan pelaku Al bersama barang bukti berupa, dua bungkus kristal bening yang diduga sabu-sabu seberat 0,6 gram dan 0,29 gram, 554 sachet plastik pembungkus, timbangan digital tiga buah, dua lembar ATM, tujuh buah sendok takar, uang tunai sebesar Rp 51.904.000- yang diamankan dari masing-masing tersangka.

Penggrebekan selanjutnya dilakukan di rumah Al di Jl Kasuari. Di rumah pelaku, polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial TT (38), M (37), TN (36), AS (32), YN (27), dan AF alias T (16), serta barang bukti berupa satu bong, satu lembar bungkus sabu warna merah, satu bungkus sabu warna biru, dua sendok takar, delapan potong pipet alat isap sabu, 32 sachet plastik kosong, dua lembar ATM, tiga buah korek gas, dua lembar sachet plastik besar, satu buah stik obat ramadol habis pakai, beberapa HP dan dompet milik para pelaku.

Kepada awak media di Muna, Kapolres Muna, AKBP Yudith Satria Hananta SIK mengungkapkan, saat ini ketujuh pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dan lima wanita, ditahan di Mapolres Muna, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ketujuh pelaku ini sudah menjalani tes urine dan semua dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

Kapolres mengatakan, tujuh pelaku ini memiliki kaitan dengan jaringan narkoba yang ada di Kota Kendari. Polisi sedang menyelidiki peran dari masing-masing ketujuh pelaku ini. “Kami sementara melakukan pengembangan untuk mengetahui peran masing-masing. Siapa yang pengedar dan siapa yang pengguna. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan informasi dari Kendari,” kata Yudith.

Mengenai pasal yang dikenakan, masing-masing pelaku akan dikenakan pasal yang berbeda sesuai dengan perannya masing-masing. Dalam kasus ini polisi menjerat para pelaku dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara itu Kepala SMAN 2 Raha, La Zilu, S.Pd,M.Pd yang coba dikonfirmasi jurnalis koran ini, Rabu siang (25/1), mengaku belum mendapat informasi resmi dari kepolisian terkait dengan keterlibatan siswinya tersebut. “Saya belum dapat informasi resmi. Saya dengar memang dia ada dalam penggerebekan, tapi saya belum tahu hasilnya, apakah dia positif atau tidak,” ucap La Zilu. (sra/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top