Pemkab Wakatobi Siap Serahkan Bandara Matahora ke Pusat – FAJAR Sultra
News

Pemkab Wakatobi Siap Serahkan Bandara Matahora ke Pusat

bupati-Wakatobi-bersama-Kadis-Perhubungan-bersama-Menteri-1024x576

Bupati Wakatobi, H Arhawi bersama Kadis Perhubungan Sultra, Hado Hasina, saat bertemu Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di ruang kerjanya.

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Pemerintah Kabupaten Wakatobi di bawah kendali H Arhawi-Ilimiati Daud terus berusaha mendorong percepatan pembangunan daerahnya. Salah satunya, meningkatkan fasilitas perhubungan di wilayah kerjanya. Untuk kepentingan tersebut Bupati Arhawi bersama Kadis Perhubungan Sultra, Hado Hasina intensif melobi Kementrian perhubungan RI. Pekan lalu, misalnya, Bupati Arhawi, Kadis Perhubungan Sultra, Hado Hasina diterima oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di Kementrian Perhubungan RI.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wakatobi, Arhawi menyatakan kesiapan Pemkab Wakatobi menyerahkan Bandara Matahora, Kabupaten Wakatobi untuk ditangani pusat. Hal itu menyusul perubahan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Sesuai Undang Undang, Pemerintah Daerah tidak memungkinkan lagi mengelola Bandar Udara, sehingga harus diserahkan ke pusat. Namun begitu, Bupati Arhawi berharap ada kompensasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat, mengingat pembangunan bandara selaam ini dibiayai APBD.

“Aturan memang mengharuskan pengelolaan Bandara diserahkan ke pusat. Hanya tentu saja penyerahan tidak dilakukan begitu saja, mengingat begitu banyak dana daerah yang diinvestasikan ke situ. Olehnya, saya bersama Bupati Wakatobi telah menemui Pak Menteri Perhubungan untuk membicarakan pengembangan pelabuhan di Sultra, terkhusus di Wakatobi. Salah satu yang kami bicarakan terkait kompensasi yang bisa diterima daerah bila Bandara Matahora nantinya diserahkan untuk menjadi aset dan dikelola pemerintah pusat,” kata Kadis Perhubungan Sultra, Hado Hasina, yang dikonfirmasi wartawan Kendari Pos terkait pertemuan dengan Menhub.

Sebagaimana diketahui, Bandara Matahora dibangun oleh Pemkab Wakatobi. Seluruh sisi udara bandara dibiayai oleh APBD Wakatobi. Dalam perkembangannya pusat juga memberi perhatian dengan mengucurkan APBD untuk pembangunan terminal bandara dan sejumlah fasilitas lainnya.

Hasil pertemuan yang berlangsung dengan Menteri Perhubungan beserta jajarannya, ungkap Hado, sangat mengembirakan. Menteri menyambut positif keinginan Pemerintah Daerah agar pemerintah pusat melalui Departemen Perhubungan memberikan kompensasi yang proporsional menyusul rencana penyerahan itu. Pemkab berharap pemerintah pusat bisa mengucurkan APBN untuk membiayai pembangunan dan pengembangan pelabuhan Wanci.

“Alhamdulillah, pemerintah pusat akan mengucurkan anggaran untuk pembangunan dan pengembangan pelabuhan Wanci. Hal ini patut kita syukuri mengingat pelabuhan laut sangat strategis dalam menggerakkan roda pembangunan di suatu daerah,” tutur Hado.

Bersamaan dengan itu, lanjut Hado, status pelabuhan Wanci telah ditingkatkan menjadi Pelabuhan Pengumpul (PL). Status pelabuhan Wanci tersebut telah sama dengan status pelabuhan Bunkutoko Kendari dan Pelabuhan Murhum Baubau. “Jadi, Bandara Matahora nantinya akan diserahkan untuk dikelola dan menjadi aset pusat, karena ketentuan perundang-undangan mengharuskan itu. Sebagai kompensasinya, pusat akan mengucurkan anggaran untuk membiayai pembangunan pelabuhan di Wanci,” tutur Hado.

Yang mengembirakan, ungkap Hado, Wakatobi sudah siap secara administratif bila pelabuhan penyebrangan Wanci dialokasikan APBN. Sebab, semua persyaratan mulai dari master plan, amdal, desain sudah dipresentasikan di pejabat Kementrian Perhubungan mulai dari tingkat Direktur ke bawah.(sawal)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top