Adu Visi Misi saat Debat – FAJAR Sultra
News

Adu Visi Misi saat Debat

*Rajiun Disindir Gagal Pimpin Mubar Selama Jadi Pj

LAWORO – Adu program dan visi misi kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat demi menarik simapati dan dukungan masyarakat semakin terlihat dalam debat kandidat yang berlansung di Aula kantor Bupati Mubar, Rabu (1/2).

Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat saat debat di Aula Kantor Bupati Muna Barat, Rabu (1/2).

Debat yang dipandu oleh Prof Dr Ir Azhar Bafadal MSi, akademisi Universitas Halu Oleo berlangsung dua jam dimulai pukul 10.00-12.00 WITA yang terdiri dari 7 segmen. Selama acara berlansung, kedua kandidat memaparkan semua program mereka untuk membangun Muna Barat selama lima tahun kedepanya.

Pasangan nomor urut 1 LM IhsanTaufik Ridwan-La Nika memaparkan misi mereka yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal melalui penguatan bidang pendidikan, kesehatan, olahraga dan pembinaan generasi muda, dan bidang pemberdayaan masyarakat.

Kedua, mendorong daya tarik dan daya saing kabupaten Muna Barat dengan meningkatkan kapasitas dan pengayoman publik termasuk pelayanan investasi dengan menerapkan standar pelayanan minimal dan secara bertahap, pasangan ini akan menerapkan aplikasi e-Government/e-Budgeting/e-playment di lingkungan Pemerintah Daerah Mubar

Ketiga, membangun infrastruktur yang berkualiatas, keempat menciptakan lapangan kerja dan lapangan perusahaan dalam rangka meningkatkan income perkapita, daya beli dan pemerataan pendapatan melalui penguatan sektor unggulan yaitu bidang kelautan dan perikanan, bidang pertanian peternakan dan kelautan, bidang perindustrian dan perdagangan, bidang koperasi dan UKM dan bidang pariwisata.

Kelima pembangunan pesisir dan pulau-pulau kecil terutama pembangunan di selat Tiworo yang akan dilakukan secara terintegritas sebagai penopang dan penjaga perekonomian Mubar.

Sementara pasangan nomor urut 2 LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani, pertama meningkatkan sumber daya manusia yang kreatif, sehat, produktif, inovatif, berkarakter, dan berbudi pekerti luhur melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

Kedua meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar wilayah yang memadai dan berkualitas. Ketiga mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis agropolitan dan minapolitan melalui optimalisasi sentral-sentral produksi pertanian dan perikanan dalam arti luas.

Keempat mengembangkan potensi wisata dan keragaman budaya daerah sesuai dengan kearifan lokal. Kelima memwujudkan tatakelola Pemerintahan yang baik dan bersih melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif, efektif, partisipatif, transparan dan bermartabat.

Dalam menyampaikan visi-misinya Rajiun berjanji akan membangun rumah baru bagi 200 kepala keluarga dalam setahun dan membangun jaringan listrik gratis bagi 500 KK pertahunya.

Selain memaparkan visi-misi mereka, kedua paslon juga dihadapkan pada sejumlah pertanyaan terkait persoalan yang ada di Muna Barat maupun masalah isu nasional yang saat ini terjadi seperti masalah NKRI, perlindungan anak dan peremouan dan penciptaan lapangan kerja.

Menurut pasangan Ihsan-La Nika untuk menciptakan lapangan pekerjaan memang tidak mudah, namun jika mereka terpilih mereka akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Untuk menciptakan lapangan pekerjaan tersebut kata Ihsan terlebih dahulu harua membuat sistem apalagi sebagai DOB membuat sistem ekonomi sangat diperlukan.

Jika sistem tersebut sudah terbentuk maka lapangan pekerjaam akan terbentuk. Selain itu dia juga akan membangun sara dan prasara yang berkualitas serta pembentukan bugdes yang nantinya akan memberikan bantuan modal,namun pemberian bantuan yang akan diberikan perlembaga.

Sementara itu menanggapi masalah perlindungan anak dan perempuan pasangan nomor urut 2 Rajiun-Achmad Lamani berjanji akan membuka tempat-tempat terbuka, mengadakan pengajian, meningkatkan iman dan taqwa dengan memberikan sosialisasi kepada anak-anak, akan memberikan advokasi hukum kepada anak yang mengalami kekerasan, konseling pemahaman melalui sunia pendidikan.

Dan terkait perlindungan perempuan Rajiun berjanji akan memberikan lapangan pekerjaan bagi perempuan dan memberikan kesempatan kepada perempuan di dunia birokrasi.

Dalam sesi tanya jawab, pasangan Ihsan-La Nika lebih pada mengkritisi pemerintahan Rajiun selama dua tahun menjabat sebagai Pj Bupati. Menurut Ihsan, Rajiun telah gagal meningkatkan Indeka Pendapatan Masyarakat (IPM) masyarakat Mubar yang hanya mencapai 20 juta pertahun atau rata-rata 1,1 juta perorangnya.

Namun hal ini dibantah oleh Rajiun menurut Rajiun IPM Muna Barat mengalami peningkatan yang luar bias dibandingkan dengan tahun sebelum dirinya memimpin di mana rata-rata pendapatan masyarakat pada saat itu hanya sekitar Rp900 ribu pertahun. (p1/a/aji)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top