Pengangkutan Ore Nikel Perusda Ilegal Dirut Perusda : Saya Sudah Larang Tapi Tidak Diindahkan – FAJAR Sultra
News

Pengangkutan Ore Nikel Perusda Ilegal Dirut Perusda : Saya Sudah Larang Tapi Tidak Diindahkan

KOLAKAPOS, Kolaka–Aktifitas pengangkutan ore nikel dari lahan Izin Usaha Pertambangan milik Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kolaka di Kecamatan Pomalaa ilegal. Aktivitas tersebut belum mengantongi rekomendasi pengangkutan dan penjualan ore dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra.

Hal tersebut diakui juga oleh Dirut Perusda, Haning Abdullah. Bahkan selain izin dari Dinas ESDM Sultra, Perusda juga belum memiliki izin penggunaan jalan provinsi yang digunakan dalam mengangkut ore dari WIUP ke pelabuhan.
Menurut Haning, karena mengetahui Perusda belum memiliki kelengkapan izin, maka ia melarang aktivitas dilahan Perusda itu. Aktivitas yang sedang berlangsung itu terangnya, dilakukan oleh salah satu perusahaan join operasional Perusda. “Minggu lalu memang saya disampaikan tentang adanya kegiatan pengangkutan ore, karena belum ada izinnya, saya langsung mengeluarkan surat pelarangan pengangkutan, tapi tidak diindahkan,” kata Haning.
Haning menyebut, ore yang sedang diangkut tersebut milik koperasi. Karena telah memberi ultimatum pelarangan aktivitas pengolahan dan pengangkutan ore di lahan Perusda, Haning mengaku angkat tangan jika suatu saat bermasalah hukum.
Padahal saat ini lanjut Haning, Perusda tengah mengurus izin penggunaan jalan. “saat ini kita kan masih menunggu izin penggunaan jalan termasuk penggunaan jembatan timbang, namun dana kita belum ada, maka kami sementara mengupayakan dananya dulu. Kalau sudah ada, saya langsung mengurusnya untuk meminta diterbitkannya izin tersebut,” jelasnya.
Salah seorang warga Kolaka bernama Iwan memberikan keterangan bahwa Perusahaan JO milik perusda yang saat ini melakukan pengangkutan ore nikel ke pelabuhan (jeti) milik PT Sumber Setia Budi (SSB) adalah PT Kolaka Tambang Mining (KTM). Perusahaan JO perusda Kolaka ini diduga kuat telah melakukan pelanggaran terkait pengangkutan ore nikel tanpa adanya ijin dari pihak terkait.
Dengan kegiatan ilegal tersebut, seharusnya aparat hukum telah mengambil langkah untuk menghentikan kegiatan yang dianggap ilegal itu. “Polisi harus tegas mengambil sikap. Inikan sudah pelanggaran yang dilakukan, sebab mereka telah melakukan aktifitas pengangkutan tanpa disertai rekomendasi dari Dinas ESDM Sultra dan ijin penggunaan jalan dari Dinas Perhubungan,” terangnya. (cr3/b)

Kolaka Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top