Gelombang Laut Tinggi, Landa Perairan Sultra – FAJAR Sultra
News

Gelombang Laut Tinggi, Landa Perairan Sultra

foto-gelombng-tinggi-tak-melaut-1024x768

BAUBAU – Gelombang tinggi disertai angin kencang melanda perairan Baubau sepekan ini. Tercatat sampai dengan tiga hari kedepan, tinggi gelombang masih mencapai 2-3 meter.
Kondisi tersebut membuat pihak Syahbandar Wakatobi menghentikan sementara pelayaran rutin rute Wakatobi-Baubau.

Tingginya gelombang membuat sejumlah kapal memilih menepih.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Baubau Natsir menuturkan, sampai sepekan kedepan perairan Baubau masih berpeluang dilanda hujan dengan intensitas antara ringan sampai sedang. Sedangkan untuk arah angin saat ini, berputar dari arah barat sampai barat laut dengan kecepatan dari 2 sampai 30 knot.

“Tingginya intensitas kecepatan angin mempengaruhi ketinggian gelombang, tercatat sampai dengan tiga hari kedepan tinggi gelombang masih mencapai 2,0 sampai 3,0 meter. Ketinggian tersebut meliputi perairan kepulauan Sula, laut Seram bagian barat, laut Banda bagian utara, laut banda bagian selatan,” tuturnya

Kata dia, selain Baubau dan Wakatobi, gelombang tinggu juga terjadi hingga di perairan kepulauan Sula, Laut Seram Bagian Barat, laut Banda bagian utara, laut banda bagian selatan.
Serta gelombang tinggi juga terjadi disekitar perairan Baubau-Kendari. Namun ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 sampai 1,3 meter.

“Untuk ringkasan kondisi cuaca saat ini, hingga tiga hari kedepan umumnya berawan hingga berpeluang hujan. Sedangkan untuk sebagian wilayah perairan berpeluang hujan sampai dengan sedang disertai guntur dan petir,” tambahnya

Dia menambahkan, gelombang tinggi juga terjadi disekitar perairan Wakatobi dengan ketinggian gelombang berkisaran antara 0,5 meter sampai dengan 3,5 meter. Dengan kecepatan angin berkisar antara 2 sampai 30 knot yang bergerak dari barat menuju barat laut.

Sedangkan untuk perairan Menui-Kendari, gelombang berkisar antara 0,1 sampai 2 meter, dengan kecepatan angin antara 2 sampai 30 knot dari barat laut ke Utara.

“Untuk laut Banda timur Sulawesi Tenggara, ketinggian gelombang antara 0,25 meter sampai 3 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 2 sampai 30 knot, dengan arah angin dari barat menuju barat laut. Kalau Kepulauan Banggai ketinggian gelombangnya antara 0,25 meter sampai 2 meter, dengan kecepatan angin antara 2 sampai 20 knot. Dan arah anginnya bergerak dari barat ke barat laut,” jelasnya

Dijelaskan, ketinggian gelombang yang terjadi dipengaruhi oleh kekuatan dan kecepatan arah angin. Bila angin yang berhembus memiliki kecepatan yang tinggi maka gelombang yang dimunculkan akan lebih tinggi, sedangkan kecepatan angin yang lebih rendah menyebabkan ketinggian gelombang akan semakin kecil.

“Kami juga akan keluarkan himbauan dan peringatan kepada kapal-kapal rakyat jika ketinggian gelombang sudah diatas dua meter. Di harapkan kepada masyarakat selalu melakukan pengecekan perkembangan data ketinggian gelombang beberapa hari kedepan untuk mengetahui tinggat kerawanan dalam melakukan pelayaran.” tutupnya.

Sementara Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, Aris Yunatas, mengungkapkan tinggi gelombang akan terjadi pada Jumat (3/2) sampai Sabtu (4/2).

Diperkirakan gelombang mencapai 2,5 meter hingga 3,5 meter. Dan ini akan terjadi disekitar perairan Baubau, Wakatobi dan Laut Banda timur Sultra.

Lanjut Aris, gelombang yang terjadi pada tiga hari kedepan akan tinggi karena disebabkan oleh angin barat bertiup menuju wilayah Sulawesi tenggara, khususnya di perairan Baubau, Wakatobi dan Laut Banda Timur Sultra.

“Iya memang gelombang sekarang lagi tinggi akibat angin barat yang bertiup diwilayah perairan kita, makanya bagi pengguna jasa pelayaran atau yang melakukan kegiatan dilaut agar lebih waspada dan mendengarkan arahan dari syabandar atau mengupdate info dari BMKG Kendari,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Via Ponsel, Kamis (2/2/2017). (HRS)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top