Rp 200 M Untuk Pertanian – FAJAR Sultra
News

Rp 200 M Untuk Pertanian

Kaditasn-Muh-Nasir

KENDARI – Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan anggaran tahun 2017 ke Pemprov Sultra di bidang pertanian dan tanaman pangan sebesar Rp 200 miliar.

Total anggaran yang dikucurkan, selama Mentan Andi Amran Sulaiman ini untuk pembangunan sektor pertanian dan tanaman pangan di Sultra mencapai Rp 845 miliar, selama dua tahun.

Muhammad Nasir

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Muhammad Nasir, Minggu (5/2) mengungkapkan rata-rata anggaran setiap tahunnya yang dikucurkan Kementan di Sultra mencapai Rp 200 miliar. Begitu pula tahun 2017, pihaknya mendapatkan kucuran APBN sebesar Rp 200 miliar, lebih.

Anggaran sebesar itu, kata mantan Kepala BPMD Sultra ini dialokasikan dalam rangka pembangunan sektor pertanian dalam rangka mencapai swasembada pangan nasional.

Sultra dijadikan sebagai salah satu daerah wilayah timur yang bisa menunjang swasembada pengan di wilayah timur Indonesia.

“Jadi memang perhatian pemerintah pusat ke kita cukup besar, khusus dibidang pertanian. Tahun ini, kita diberikan lagi anggaran Rp 200 miliar, untuk semua sektor pertahian. Mulai dari anggaran pupuk, benih pagi, anggaran cetak sawah baru, maupun anggaran rehabilitasi jaringan irigasi dalam mendukung intensitas air ke lahan-lahan petani,” ungkap Nasir.

Kucuran anggaran APBN yang diberikan pemerintah pusat, kepada daerah memiliki konsekuensi yang berat. Daerah diharuskan memberikan perencanaan target produksi pertanian yang terus meningkat. Jika daerah tidak memberikan kontribusi positif, maka pemerintah pusat akan menghentikan anggaran.

Olehnya itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi padi setiap tahunya di Sultra. Meskipun tahun 2016, capaian produksi padi per hektarenya tidak mengalami kenaikan dari tahun 2015, namun total produksi tetap meningkat mencapai sekira 700 ribu ton. Tahun 2015 mencapai 670 ribu ton.

“Sayang produksi padi kita belum bisa naik. Sebenarnya kita terget tahun 2016 lalu, per ha bisa sampai 5,2 ton, tapi ini baru sampai 4,9 ton per ha. Meskipun total produksi naik dari tahun sebelumnya. Karena ditunjang juga dengan luas tanam yang bertambah,” urainya.

Saat ini, dia mengatakan luas sawah pertanian di Sultra mencapai 150 ribu ha. Tahun 2017, Kementan juga memberikan bantuan cetak sawah baru seluas 4.400 ha. Sementara tahun 2016, 6000 ha cetak sawah baru, yang diprioritaskan di Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Kolaka dan Koltim.(r3/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top