Dikbud Sultra Diminta Tindaki Oknum Guru – FAJAR Sultra
News

Dikbud Sultra Diminta Tindaki Oknum Guru

*Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Murid

KENDARI – Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra, untuk segera menindaklanjuti kasus tindak kekerasan dilakukan oleh salah seorang guru terhadap siswanya Al Munajat di SMAN 2 Kendari.

Apalagi, lanjutnya, orang tua siswa kelas X IPA 7 tersebut telah memberikan laporan, dan sudah dua minggu siswa bersangkutan tidak pernah masuk sekolah pascakejadian sejak 24 Januari 2016.

“Saya dapat informasinya di media dan anak tersebut sudah tidak pernah lagi masuk sekolah karena diberhentikan secara sepihak oleh guru bersangkutan tanpa melalui rapat dewan guru,” tuturya.

Atas kondisi ini, kata dia, pihaknnya memita dengan tegas kepada Dikbud Sultra, untuk segera turun di lapangan dan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Dikatakan demikian, masih dia, berdasarkan komitmen baru-baru ini yang dibangun dengan Dikbud Sultra, selama enam bulan kedepan akan melihat perkembangan tingkat pendidikan yang ada di Sultra, utamanya terkait proses belajar mengajar SMA/SMK, pembangunan fisik, termaksud didalamanya adalah kasus-kasus pelanggaran yang terjadi.

“Jadi selama enam bulan kedepan, semua sekolah-sekolah akan di evaluasi, terkait soal kekerasan seperti yang dilakukan oleh Drs Mikarna MPd selaku Wakasek kesiswaan SMAN 2 Kendari tersebut perlu penangan cepat dari Diknas Sultra,” tegasnya.

Politisi PKS ini juga sangat menyesalkan adanya pola pembinaan yang diterapkan oleh guru bersangkutan.

Pasalnya, berdasarkan pemahamannya, seorang guru dalam melakukan pembinaan terhadap siswanya yang melakukan pelanggaran sanksi yang diberikan adalah sanksi teguran. Kalaupun parah, bukan solusinya guru tersebut melakukan penyiksaaan secara fisik, dengan menampar siswa tersebut berkali-kali.

Olehnya itu, untuk menindaklanjuti persolan tersebut, minggu depan pihaknya akan berkoordinasi dengan Diknas Sultra selain membicarakan soal peningkatan mutu pendidikan juga mempertanyakan tindak lanjut kasus kekerasan tersebut.

“Minggu depan itu juga akan sempatkan diri turun langsung ke sekolah bersangkutan, untuk melihat seperti apa pola pembinaan terhadap siswannya jangan sampai nantinya akan menimbulkan polemik dimasyarakat,” tandasnya. (p8/b/put)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top