Konut Ingin Langsung Loncat ke WTP – Fajar Sultra
News

Konut Ingin Langsung Loncat ke WTP

WANGGUDU, BKK – Setelah diganjar dengan Opini Tidak Wajar (OTW) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2015 dari BPK RI, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara pun bertekad akan naik ke level lebih tinggi. Tak tanggung-tanggung, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) jadi target.

Tentu saja, ingin loncat dari OTW ke WTP bukanlah perkara mudah mengingat jejak rekam penilaian keuangan Pemkab belakangan ini. Sejak terbentuk 10 tahun lalu, daerah ini baru dua kali berturut-turut keluar dari opini disclaimer. Tahun 2014, Pemkab sempat mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), namun merosot lagi ke OTW pada tahun berikutnya.

Bupati Konut, Ruksamin melalui Sekretaris Daerah, Marthaya mengatakan target tersebut sudah menjadi keharusan. Karena itu, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konut akan dituntut maksimal dalam mempersiapkan laporan keuangannya.

“Pak bupati menginginkan tahun ini kita bisa meraih opini WTP. Jadi bagi OPD yang berkontribusi tidak tercapainya target ini, siap saja diberikan sanksi,” ungkapnya, Rabu (8/2).

Untuk mencapai target itu, Marthaya berharap semua kewajiban keuangan seperti tunggakan pajak yang masih ada segera diselesaikan. Sisa Uang Persedian (UP) yang masih ada dan tidak terpakai, musti dikembalikan. Begitu juga pengembalian-pengembalian uang negara akibat kelalaian dan pelanggaran peraturan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konut, Marthen Minggu menyebut, penurunan prestasi tahun lalu yakni dari WDP ke OTW disebabkan adanya berbagai pelanggaran di SKPD. Namun dirinya enggan mengurainya satu per satu.

“Penilaian OTW dari BPK tahun 2016 lalu karena adanya pelanggaran di OPD. Masalah WDP saya bisa garansi. Namun untuk target WTP, harus kita bekerja bersama-sama dengan bekerja dengan baik,” kata Marthen. (cr12/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top