Dinas PK Konsel Kerja Sama dengan Dompet Dhuafa – FAJAR Sultra
News

Dinas PK Konsel Kerja Sama dengan Dompet Dhuafa

Plt Kadis PK Konsel, DR Busnawir MSi

ANDOOLO, BKK- Literasi atau kegiatan baca tulis masyarakat Indonesia disebut-sebut terendah di dunia. Untuk mengatasi hal tersebut, membangun budaya literasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Selatan menjalin kerja sama dengan
Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PK Konsel, Dr Busnawir M Si mengatakan, dengan kerja sama tersebut, Dompet Dhuafa akan membentuk sekolah literasi Indonesia pada enam sekolah dasar di Kecamatan Tinanggea. Sekolah literasi ini diharapkan akan meningkat budaya membaca dan menulis.

“Supaya anak-anak sekolah bisa gemar menulis, membaca, mengarang,” terangnya

Ada dua bentuk pengembangan yang akan dilakukan. Pertama, mengembangkan kompetensi guru dan kepala sekolah. Di sini, kemampuan guru akan ditingkatkan dalam merancang proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan.

Di dalam pengembangan nantinya akan terbentuk semacam kelompok-kelompok pembelajaran oleh guru guru. “Jadi dalam sekolah itu, guru-guru sering berkomunikasi dalam satu kelompok, membicarakan hal-hal pengembangan pendidikan, kualitas pembelajaran. Dari situ nanti muncul RPP-nya yang bagus, kemudian metode mengajar yang bagus pada akhirnya bisa mengajar dengan bagus,”

“Begitu pula dengan pengembangan kepala sekolah. Mungkin kepala sekolah akan sering sering diundang di luar daerah seperti Bogor ataupun Makasar untuk mengikuti pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas kepala sekolah,” paparnya.

Kedua, mengembangkan budaya literasi di kalangan murid. Ini akan dilakukan oleh Makmal Pendidikan selama satu tahun. Anggarannya pun ditanggung sendiri. Dinas PK Konsel dalam hal ini hanya memfasilitasi dan mengkoordinasikan sekolah yang tepat untuk mendapatkan pendampingan.

“Kita hanya diminta fasilitasi mereka dan memberikan dukungan moril kepada sekolahpsekolah, supaya mereka welcome ketika pendampingan dilaksanakan,” katanya.

Berdasarkan hasil evaluasi, enam SD yang akan mendapatkan pendampingan diantaranya SDN 8 Tinanggea, SDN Satap 10 Tinanggea, SDN 10 Tinanggea, SDN 14 Tinanggea, SDN 2 Tinanggea, dan Madrasa Ibtidaiyah Raudatul Jannah. Mengapa kebanyakan dari Tinanggea? Itu karena hasil evaluasi menunjukkan Tinanggea paling mudah diakses dan memang SDM di sana masih butuh untuk ditingkatkan kualitasnya.

Sekolah literasi ini akan diluncurkan pada Sabtu (11/2) besok. Peluncuran ini sekaligus sosialisasi kepada masyarakat setempat mengenai program literasi tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Saya berharap ini bisa berkembang serta gradenya ikut naik. Kalau gradenya 1, setelah pendampingan bisa naik jadi grade 2 atau 3,” harapnya. (cr13/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top