Ratusan Guru di Bombana Demo Pj Bupati – FAJAR Sultra
News

Ratusan Guru di Bombana Demo Pj Bupati

demo

RUMBIA – Akibat dana tunjangan sertifikasi guru yang belum dibayarkan oleh pihak pemerintah Kabupaten Bombana, ratusan massa yang tergabung dalam forum guru Persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) melakukan aksi demonstrasi, di kantor Bupati Bombana, Kamis (9/1).

Persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) Bombana saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati, Kamis (9/2).

Ratusan guru ini juga mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar apabila dalam waktu 3 x 24 jam dana tunjangan sertifikasinya tidak dibayarkan.

Koordinator aksi demonstrasi, Kandamang mengatakan, Pemda Bombana harus bertanggung jawab dan segera merealisasikan pembayaran dana tunjangan profesi guru untuk triwulan keempat Tahun 2016.

“Kalaui halini diabaikan maka kami akan mogog mengajar, untuk itu kami minta kepada Penjabat Bupati, Hj Sitti Saleha untuk mendorong dan menfasilitasi percepatan realisasi pembayaran dana tunjangan profesi guru,” ungkap Kandamang saat berorasi di depan kantor Bupati.

Orator lainnya Sabri mengatakan, tunjangan profesi untuk 1.060 penerima diduga kuat telah digunakan untuk kegiatan yang tidak sesuai peruntukannya.

“Dugaan itu mengacu pada surat Sekretaris Daerah (Sekda) nomor 910/109 tertanggal 30/1/2017 perihal penyampaian kronologis penyaluran dana tunjangan profesi guru,” sebut Sabri.

Dalam surat tersebut lanjut Sabri, disampaikan bahwa sampai dengan 31/12/2015 sisa lebih dana TP guru di RKUD sebesar Rp 23.604 720 280 selanjutnya penyaluran dana TP guru dari RKUD Bombana untuk triwulan I dan II tahun 2016 masing-masing sebesar Rp 11.031 126 000 dan Rp 9.192 605 000

“Sementara dana sertifikasi untuk pembayaran triwulan IV tahun 2016 masih ada dalam RKUD Bombana saat ini. Namun fakta berkata lain, sampai detik ini dana tersebut belum dibayarkan,” ujarnya.

Pihak demonstran juga akan mendesak Kejaksaan Negeri Bombana dan atau pihak berwenang agar segera melakukan audit investigasi terhadap indikasi penyalahgunaan dana tunjangan profesi guru sejak Tahun 2010 hingga 2016. (r4/b/alp)

Rakyat Sultra

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top