Putra Daerah Pimpin Korem 143 Haluoleo – FAJAR Sultra
News

Putra Daerah Pimpin Korem 143 Haluoleo

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI- Sulawesi Tenggara harus berbangga. Putra putri terbaiknya mampu menembus level pimpinan pada berbagai instansi vertikal. Sumber daya manusia (SDM)nya begitu diperhitungkan di level nasional. Buktinya, Komando Resort Militer (Korem) 143 Haluoleo (HO) kini dinakhodai putra daerah. Dia adalah Kolonel Inf Andi Perdana Kahar SH, alumni SMAN 1 Kendari tahun 1986.

Kolonel Inf Andi Perdana Kahar SH menggantikan Kolonel Inf Immanuel Ginting. Serah terima jabatan dilaksanakan di ruang Kehormatan Setia Komando Daerah Militer (Kodam) VII Wirabuana, Makassar, Sabtu (11/2). Sertijab tersebut dipimpin Panglima Kodam (Pangdam) VII Wirabuana Makassar, Mayjen TNI Agus Surya Bakti. Pergantian tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SKep) KASAD, ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Pangdam VII/Wirabuana yakni Sprin/275/II/2017 tanggal 9 Februari 2017 yang berisikan tentang mutasi jabatan golongan IV di tubuh TNI AD.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengucapkan selamat kepada Kolonel Inf Andi Perdana Kahar, S.H, atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk mengemban tugas sebagai Danrem 143/HO. “Jabatan yang diemban ini merupakan amanah dari Allah SWT yang harus diterima dengan rasa syukur, disertai tekad untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Kolonel Inf Immanuel Ginting yang sebelumnya menjabat Danrem 143/HO dalam tugas baru sebagai Pamen Denma Mabesad (Staf Khusus Kasad) dan Kolonel Inf Andi Perdana Kahar SH sebelumnya menjabat Danmentar Akademi Militer TNI AD. Kolonel Inf Andi Perdana Kahar menghabiskan masa pendidikannya pada jenjang SMP dan SMA di Kendari. Dia adalah alumni SMPN 1 Kendari dan menyelesaikan pendidikannya di SMAN 1 Kendari tahun 1986.

Setelah dilantik, Kolonel Inf Andi Perdana Kahar ke Kendari, kemarin (12/2). Dengan menggunakan pesawat Garuda, Kolonel Inf Andi Perdana Kahar bersama rombongan tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Suasana tergambar cukup ceria . Sebab, saat tiba, dia juga disambut Bupati Muna, Rusman Emba dan Anggota DPR RI Sultra, Ridwan BAE yang kebetulan berpapasan di ruang tunggu VIP Bandara Haluoleo.

Sebelum berangkat menengok Kendari, Andi juga sempat berbincang sedikit dengan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah Sultra, Brigjen TNI Andi Sumangerukka . Beberapa menit berbincang, pria kelahiran Soppeng Sulsel itu langsung berangkat menuju Lapangan Tembak Korem Kendari.

Menurut Andi Perdana Kahar, sebagai pejabat militer yang baru bertugas di Sultra , dia akan fokus dalam proses pengamanan Pemilihan Kepala Daerah . Moment penyaluran suara yang biasa diwarnai konflik akan menjadi tugas jajarannya dan aparat ke Polisian Daerah Sultra dalam pengamanan nanti. Dia memastikan Sultra, aman dan terkendali. Sebanyak 1000 personil dalam proses pengamanan Pilkada siap dia turunkan di titik-titik rawan.

“Jajaran kami siap membantu pengamanan dan pengawalan untuk menjaga jalannya Pilkada di Sultra. Kami menjamin pilkada serentak berlangsung aman tanpa gangguan. Yang kami gunakan adalah langkah-langkah preventif,” kata Andi Perdana di hadapan sejumlah awak media kemarin (12/2) saat meninjau lapangan Tembak Korem 143/HO Kendari .

Tak hanya itu, Andi bahkan menjamin anak buahnya untuk netral dalam proses pemilihan nantinya . Dia mengatakan netralitas dalam proses Pilkada sangat penting bagi TNI. Agar tidak ada keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon (Paslon), prajurit mesti mengedepankan tugas yang utama. Dia mengatakan, jika ditemukannya ketidaknetralan personil TNI, maka sanksi akan menantinya.

Dalam proses pengamanan Pilkada, Andi Perdana sudah mengerahkan prajuritnya beberapa peleton. Ditambah lagi dengan bintara pembina desa (Babinsa) tiap desa di Sultra. Mereka koordinasi dengan aparat masing-masing Polres. “Saya siap menjalankan tugas sebagai unsur pembantu pemerintah dan juga pengayom masyarakat dan menjaga keamanan negara. Tugas utama TNI menjaga keamanan Negara. Di Sultra sedang melangsungkan Pilkada di tujuh Daerah. Nah untuk mengamankan tiap daerah agar mencegah terjadinnya konflik, prajurit harus perlu ada di sana. Prajurit itu harus adil,”pesan pria tiga anak ini kemarin

Dia memastikan, jika Polisi meminta prajuritnya untuk pengamanan tambahan, maka harus disiagakan. Setidaknya, dari seribu Desa lebih yang ada di Sultra, prajurit TNI harus siaga. “Kami akan hadir di semua TPS. Inilah yang dimaksud dengan preventif,” kata suami Yuyun Januarti Tayo ini. (ade/b)

Kendari Pos

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top