Awalnya Demo, Akhirnya Mahasiswa Akper Minta Foto dengan Bupati – Fajar Sultra
News

Awalnya Demo, Akhirnya Mahasiswa Akper Minta Foto dengan Bupati

FITRI/BKK
Ratusan mahasiswa Akper Pemda Muna rebutan berfoto bersama Bupati Muna LM Rusman Emba ST usai diberi penejlasan soal status Akper Muna.

RAHA, BKK – Ratusan mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Kabupaten Muna tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan PMII Muna, menggelar aksi demonstrasi di kantor Bupati Muna, Kamis (16/2).

Mereka mempertanyakan legalitas dan status intitusi pendidikan tempat mereka menimba ilmu. Sebab, mereka mendapat informasi dari mantan Direktur Akper, NS Shanty SKep MKep, bahwa Akper milik Pemda itu sudah dialih satuskan ke Yayasan Sowite.

Mahasiswa dengan pakaian khas putih-putih melakukan konvoi menggunakan sepada motor dan mobil. Dalam orasi korlap mereka mempertanyakan kepastian status Akper.

Setelah berorasi sekitar 30 menit di halaman Kantor Bupati Muna, akhirnya Kabag Humas Pemda Muna Amiruddin Ako menemui pendemo lalu menyampaikan Bupati Muna LM Rusman, bersedia menerima para demonstran.

Kepada Bupati Muna, mereka meminta kejelasan Pemda Muna tentang status status Akper. Karena mantan Direktur Akper menyatakan, Akper sudah dialihstatuskan di Yayasan Sowite, sehingga mereka digiring dalam Akper dalam yayasan tersebut.

“Katanya mereka sudah punya rekomendasi dari Kopertis jika Akper Muna sudah dialih statuskan ke Yayasan Sowite, lantas bagaimana nasib kami kami ini nanti kalau mau wisuda ada 2 Direktur Akper. Mana yang sah, kami bingung,” kata korlap Aksi, Labano.

Menanggapi aspirasi mahasiswa Akper, Bupati Muna, LM Rusman Emba menegaskan, Akper adalah milik Pemda Muna dan legal. Dia juga menyampaikan izin kompertis yang disebutkan itu tidak ada, yang ada cuma rekomendasi dari mantan Pj Bupati Muna Derik.

“Belum ada alih status. Bicara yayasan itu luas, apa adik-adik mau dikendalikan oleh yayasan pribadi atau pemerintah,” kata Rusman. Mahasiswa menjawab memilih yayasan yang dikelola pemerintah.

Soal direktur, Rusman menjawab yang sah La Ode Ondo serta pengurusnya.

Rusman juga menyampaikan, dia bersama Pemda Muna punya terobosan dalam waktu dekat akan membangun sebuah universitas, di mana salah jurusanya S1 Keperawatan.

“Akper Pemda Muna ini akan kami jadikan universitas. Hal ini sudah kami kordinasikan ke Kopertis. Sekarang pilih, mau jadi universits atau Akper saja,” tanya Rusman. Langsung disambut teriakan universitas oleh ratusan mahasiswa Akper ini.

Setelah mendengarkan penjelasan bupati, akhirnya ratusan mahasiswa Akper ini membubarkan diri dengan tenang. Namun sebelum bubar, ratusan mahasiswa putri rebutan foto foto bersama Bupati Muna LM Rusman Emba.

Pertemuan antara Bupati Muna dengan mahasiswa Akper ini dihadiri pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muna La Ode Rimba Sua SKM MSi, Sekretaris Dinkes Muna Hasdiman Maani SKM MKes, Direktur Akper Pemda Muna La Ode Ondo SE SKM dan Asisten 2 Pemda Muna Drs La Ode Bou. (r1/lex)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top