Brigadir Jalal Ciptakan Mesin Penetas Telur dari Kulkas Rusak – FAJAR Sultra
News

Brigadir Jalal Ciptakan Mesin Penetas Telur dari Kulkas Rusak

MARWAN TOASA/BERITA KOTA KENDARI
INOVASI POLISI. Anggota Babinkamtibmas Polres Konsel, Brigadir Jalal beserta mesin penetas telur unggas yang dimodifikasi dari kulkas rusak.

“Kulkas rusak seringkali berakhir di gudang ataupun tempat sampah. Namun di tangan polisi yang satu ini, kulkas rusak bisa dimodifikasi menjadi mesin penetas telur. Cocok untuk memulai bisnis peternakan unggas”.

Brigadir Jalal ternyata tak hanya bekerja melayani masyarakat sebagai anggota Babinkamtibmas Polres Konsel, di Desa Aoreo, Kecamatan Lainea. Di sela-sela tugasnya, Brigadir Jalal ternyata berhasil menemukan inovasi teknologi sederhana dari limbah rumah tangga.

Ya, Brigadir Jalal berhasil menciptakan mesin penetas telur ayam dan itik dari kulkas yang telah rusak. Kepada Berita Kota Kendari, Sabtu (18/3), Jalal mengisahkan awal mula penemuannya itu.

Belum lama ini, Brigadir Jalal mengaku tiba-tiba terlintas di pikirannya untuk mengutak-atik sebuah kulkas yang sudah rusak dan sulit lagi dikembalikan fungsinya. Berbekal pengetahuannya mengenai teknik kelistrikan, dia pun kepikiran untuk memanfaatkan pengapnya suhu kulkas untuk menetaskan telur.

Dia pun mulai mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan. Mulai dari power suplai serta kipas yang diambil dari limbah komputer, kabel, lampu pijar 5 watt, termometer, higrometer dan thermostat.

“Semua bahan-bahan yang dibutuhkan hanya memerlukan modal ratusan ribu. Bahkan tidak sampai setengah juta,” kata Brigadir Jalal.

Setelah jadi, dia pun memulai eksperimennya. Telur ayam kampung dan itik pun dia masukkan ke dalam kulkas untuk ujicoba penetasan. Ternyata, uji cobanya berhasil. Telur itu mampu menetas dan jadilah bibit unggas.

Menjadi anggota Babinkamtibmas pun memudahkan Brigadir Jalal menyampaikan hasil temuannya ini kepada masyarakat. Saat ini, sejumlah warga telah meminta bantuannya untuk merakitkan alat penetas telur dari kulkas mereka yang sudah tidak digunakan lagi.

“Yang datang warga di luar desa kita. Tapi saya sudah mulai sosialisasikan kepada warga Aoreo di balai desa, tadi siang,” katanya.

Kepala Desa Aoreo, Banasuru mengatakan sangat temuan Brigadir Jalal itu sangat membantu masyarakat yang ingin mulai berbisnis unggas. Pasalnya, modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

“Ini akan saya sosialisasikan agar masyarakat saya bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari beternak ayam kampung atau pun itik. Mesin ini bisa mempercepat perkembangan bibit,” katanya saat dikonfirmasi usai acara sosialisasi yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polres Konsel.

Setelah acara sosialisasi, Brigadir Jalal pun langsung menyerahkan salah satu prototipenya kepada warga Desa Aoreo, yang diterima langsung oleh Kepala Desa Aorea. “Saya siap menjelaskan bagi yang ingin berkonsultasi,” katanya.

Kasub Bag Humas Polres Konsel, AKP Yusuf Tawang yang ditemui di acara sosialisasi tersebut merasa bangga dengan keberhasilan Brigadir Jalal. Menurutnya, hal-hal seperti ini akan menjadi nilai plus yang menambah kedekatan masyarakat dengan Polri.

“Jadi polisi tidak saja sebagai pengayom, namun juga mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian,” katanya.

Yusuf juga menambahkan, salah satu keunggulan mesin penetas ayam dari Brigadir Jalal adalah tidak membutuhkan tempat yang luas, sebagaimana metode penetasan telur konvensional. “Bahkan halaman rumah yang sempitpun bisa dijadikan tempat penetasan telur. Dan biayanya lebih efisien,” katanya.

Selain kulkas, Brigadir Jalal juga akan mencari alternatif lainnya selain kulkas rusak. Dia mengatakan, sangat mungkin membuat mesin penetas telur dari limbah rumah tangga lainnya, yang terbuat dari kayu.

Babinkamtibmas pun bertekad memperluas manfaat temuan tersebut untuk ibu-ibu rumah tangga. (cr13/aha)

Berita Kota Kendari

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top